{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Karya Tata Bahasa 📜 Terakhir Era Visigoth Spanyol Terungkap - SWANTE ADI KRISNA
cross
Hit enter to search or ESC to close
Karya Tata Bahasa 📜 Terakhir Era Visigoth Spanyol Terungkap
31
August 2025

Karya Tata Bahasa 📜 Terakhir Era Visigoth Spanyol Terungkap

  • 42
  • 31 August 2025
Karya Tata Bahasa 📜 Terakhir Era Visigoth Spanyol Terungkap

Sebuah penemuan mengejutkan dlm dunia sejarah bahasa telah mengungkap karya tata bahasa terakhir yg diproduksi di Spanyol Visigoth pada abad ke-7. Ars grammatica karya Iulianus Toletanus, Uskup Toledo, kini telah diterbitkan secara lengkap dalam koleksi Corpus Christianorum, Series Latina oleh José Carracedo Fraga1. Karya ini menandai akhir dari tradisi gramatika besar di wilayah Visigoth dan membuka jendela baru untuk memahami perkembangan linguistik pada masa itu.

Latar Belakang Historis

Toledo pada paruh kedua abad ke-7 menjadi pusat intelektual penting bagi dunia Visigoth2. Evidensi menunjukkan bahwa treatise ini benar-benar produk dari Spanyol Visigoth, lebih tepatnya dari Toledo sendiri. Hal ini dikonfirmasi melalui nama-nama proper, baik nama orang maupun toponym; melalui sumber-sumber Hispanik; dan melalui contoh-contoh yg secara khusus diambil dari puisi Hispano-Visigoth seperti karya Juvencus, Prudentius, dan terutama Eugenius dari Toledo.

Yang menarik adalah penggunaan himne-himne unik dari liturgi Visigoth serta varian-varian Vetus Latina yang khas dari Spanyol Visigoth. Penanggalan karya ini ditetapkan melalui referensi kepada penguasa Visigoth, yaitu Raja Ervigius (680-687) dan Egica (687-701)3. Mengingat Julian sendiri wafat pada tahun 690, maka redaksi β dapat ditempatkan pada akhir hidupnya, antara 687 dan 690.

Struktur dan Isi Karya

Berdasarkan tradisi Iberia dari Ars Donati, treatise Julian mengikuti struktur yang digambarkan sebagai khas Spanyol oleh Louis Holtz. Naskah-naskah mengungkapkan situasi yg luar biasa kompleks. Manuskrip Vatikan L adalah satu-satunya yang mengaitkan teks kepada Julian4.

Corpus lengkap yg dikaitkan dengan Julian dari Toledo terdiri dari lima bagian: De partibus orationis, De littera, De syllaba, De finalibus syllabis, De pedibus, De accentibus, De posituris, De uitiis et uirtutibus, Conlatio de generibus metrorum, dan bagian kedua De partibus orationis. Teks terakhir ini sebelumnya dikecualikan oleh editor sebelumnya namun dianggap autentik oleh beberapa ahli.

Dua Redaksi Berbeda

Salah satu aspek paling menarik dari Ars Iuliani adalah eksistensi dalam dua redaksi, yang ditandai oleh JCF sebagai α dan β5. Kedua redaksi ini dibedakan bukan hanya oleh varian tekstual tetapi juga oleh elemen editorial yang jelas berbeda. JCF membuat pilihan menarik untuk menerbitkannya secara paralel: redaksi α muncul di halaman genap, dan redaksi β di halaman ganjil yang berhadapan.

Manuskrip Vatikan L terkenal karena berisi bagian I, III, dan IV yang disalin dari manuskrip redaksi α, diikuti oleh bagian II yg disalin dari saksi redaksi β. Hubungan antara kedua redaksi tersebut masih belum pasti. Menurut JCF, situasi ini mencerminkan sifat teks sekolah yang biasanya cair.

Koneksi dengan Liber Glossarum

Elemen kedua yg mungkin dapat menerangi masalah ini adalah koneksi dengan Liber glossarum, yang menggunakan bahan yang sama dengan Ars Iuliani dan diperlakukan sebagai representan terkemuka dari tradisi tidak langsung Ars6. Menurut JCF, kompiler Liber glossarum menggunakan manuskrip redaksi β, meskipun beberapa bukti bertentangan dengan klaim ini.

Definisi modus kata kerja, yg dipinjam dari Priscian, hanya muncul dlm redaksi α; namun juga ditemukan dalam Liber glossarum dan dalam Quod Grammar kontemporer. Hal ini menunjukkan akses terhadap bahan yang sama oleh Grammatica Quod, Liber glossarum, dan Julian dari Toledo.

Signifikansi Akademik

Publikasi ini merepresentasikan pencapaian besar yg (akhirnya!) menyediakan edisi yang dapat diandalkan dan lengkap, berdasarkan basis manuskrip yang terawat dengan baik dan solid7. Karya ini disertai dengan pengantar yang luar biasa erudite dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang tradisi gramatika Visigoth.

Edisi semi-diplomatik ini mereproduksi bentuk-bentuk seperti accidentias (spesifik untuk redaksi β), catacrisis, metonomia, sinecdoke, yperbole, dll., yang mungkin secara signifikan memperumit pencarian kemunculan dalam basis data LLT. Namun, seperti yang dengan ramah ditunjukkan oleh penerbit Brepols, ejaan-ejaan ini akan dikaitkan dalam basis data lemma dengan entri-entri yang telah distandardisasi.

Kesimpulan

Penemuan dan publikasi Ars grammatica Iulianus Toletanus ini membuka bab baru dalam pemahaman kita tentang tradisi linguistik Spanyol Visigoth. Meskipun kompleksitas tradisi manuskrip dan eksistensi dua redaksi menimbulkan pertanyaan-pertanyaan tentang kepengarangan dan transmisi, karya ini tetap menjadi dokumen penting yg menandai akhir dari era gramatika besar di Spanyol Visigoth. Dengan edisi lengkap yang kini tersedia, para peneliti dapat mengeksplorasi lebih dalam warisan intelektual yg kaya dari periode ini dan memahami bagaimana tradisi gramatika berkembang di dunia post-Romawi.

Referensi

  • Laplantine, C. (2025, August 31). Review: Iulianus Toletanus. Opera III: Ars grammatica. Ed. by José Carracedo Fraga. History and Philosophy of the Language Sciences. Retrieved from https://hiphilangsci.net/2025/08/31/toletanus-ars-gram/
  • Alberto, P. (2016). Poésie wisigothique dans l'exemplification du Liber Glossarum. In A. Grondeux (Ed.), Le Liber glossarum (s. VII-VIII). Sources, composition, réception, Dossiers d'HEL 10, 159-176.
  • Carracedo Fraga, J. (2021). La doble redacción en el Ars grammatica de Julián de Toledo. Emerita 89/1, 127-148.
  • Holtz, L. (1974). Édition et tradition des manuels grammaticaux antiques et médiévaux. Revue des études latines 52, 75-82.
  • Carracedo Fraga, J. (2005). Sobre la autoría del tratado gramatical atribuido a Julián de Toledo. Euphrosyne 33, 189-200.
  • Conduché, C. (2016). Présence de Julien de Tolède dans le Liber glossarum. In A. Grondeux (Ed.), Le Liber glossarum (s. VII-VIII). Sources, composition, réception, Dossiers d'HEL 10, 141-157.
  • Spevak, O. (2020). Isidorus Hispalensis, Etymologiae I. Paris: Les Belles Lettres.
Download PDF tentang Kompleksitas Tradisi Manuskrip (telah di download 103 kali)
  • Karya Tata Bahasa 📜 Terakhir Era Visigoth Spanyol Terungkap
    Penelitian ini mengkaji kompleksitas tradisi manuskrip dalam Ars Grammatica karya Iulianus Toletanus, uskup Toledo abad ke-7, yang menampilkan fenomena unik berupa dua redaksi berbeda (α dan β) dalam transmisi tekstualnya. Melalui analisis filologis mendalam terhadap korpus manuskrip yang tersebar dari Vatikan hingga Bern, penelitian ini mengungkap dinamika transmisi teks gramatikal di dunia Visigoth Spanyol dan hubungannya dengan Liber glossarum sebagai saksi tradisi tidak langsung. Studi ini juga mempertimbangkan implikasi metodologis dalam edisi kritis teks-teks sekolah abad pertengahan awal yang menunjukkan fluiditas karakteristik dalam lingkungan akademik.
Penulis
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.