{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}87% Karyawan Klarna 🤖 Gunakan AI Generatif Kerja Harian - SWANTE ADI KRISNA
cross
Hit enter to search or ESC to close
87% Karyawan Klarna 🤖 Gunakan AI Generatif Kerja Harian
20
May 2024

87% Karyawan Klarna 🤖 Gunakan AI Generatif Kerja Harian

  • 7
  • 20 May 2024
87% Karyawan Klarna 🤖 Gunakan AI Generatif Kerja Harian

Klarna, jaringan pembayaran global berbasis AI-powered (bertenaga kecerdasan buatan), mengumumkan pencapaian transformatif dalam adopsi teknologi Generative AI (AI Generatif). Sembilan dari sepuluh karyawan—tepatnya 87% pegawai—kini memanfaatkan GenAI dalam pekerjaan sehari-hari mereka.1 Angka ini bukan sekadar statistik biasa. Ia menandai perubahan fundamental cara kerja korporasi modern.

Sebastian Siemiatkowski, CEO dan Co-Founder Klarna, menegaskan filosofi perusahaan: "Kami mendorong semua orang untuk menguji, menguji, menguji, dan mengeksplorasi."2 Pendekatan eksperimental ini membuahkan hasil nyata—departemen non-teknis seperti Komunikasi mencatat tingkat adopsi 93%, Marketing 88%, bahkan Legal mencapai 86%.3

Kiki: Asisten AI Internal yang Menjawab 2.000 Pertanyaan Per Hari

Penggerak utama revolusi internal ini bernama Kiki, asisten AI khusus yang dibangun menggunakan Large Language Models (Model Bahasa Besar) dari OpenAI. Sejak diluncurkan Juni 2023, Kiki telah menjawab lebih dari 250.000 pertanyaan—rata-rata 2.000 per hari.4 Bukan cuma angka. Kiki merespons dalam 1-5 detik dengan jawaban kontekstual. Tanya "tim saya sedang mengerjakan apa?" hasilnya personal sesuai penanya.

Filippa Bolz, Head of Communications, memberikan contoh konkret penggunaan ChatGPT untuk mengevaluasi sentimen artikel media tentang Klarna. "Perusahaan pemantau media mencoba otomasi analisis sentimen setidaknya lima belas tahun, tapi hasil monyet melempar anak panah dengan mata tertutup mungkin lebih baik," ujarnya dengan lugas.5 Alat berbasis ChatGPT yang mereka kembangkan memberikan analisis objektif setiap artikel dalam hitungan detik—memastikan komunikasi dipahami dan beresonansi dengan audiens target tanpa menggeneralisasi.

Kontrak Hukum: Dari 1 Jam Menjadi 10 Menit

Tim Legal Klarna menggunakan ChatGPT Enterprise untuk membuat draf awal kontrak umum, memangkas drastis waktu penyusunan. Selma Bogren, Senior Managing Legal Counsel, menjelaskan: "Firma hukum besar punya bisnis bagus hanya dari menyediakan template kontrak umum. Tapi ChatGPT bahkan lebih baik dari template karena Anda bisa buat sesuatu yang cukup bespoke (disesuaikan)."6

Prosesnya berubah total. Alih-alih menghabiskan satu jam memulai kontrak dari nol atau bekerja dari template, Bogren kini bisa menyesuaikan draf ChatGPT dalam sekitar sepuluh menit. "Anda tetap perlu mengadaptasinya agar cocok untuk kasus khusus Anda, tapi alih-alih satu jam, Anda bisa menyusun kontrak dalam sepuluh menit," tegasnya.7

Departemen 📊Tingkat Adopsi GenAI (%)Aplikasi Utama
Komunikasi93%Analisis sentimen artikel media
Marketing88%Konten kreatif & strategi kampanye
Legal86%Pembuatan draf kontrak
Keseluruhan Karyawan87%Berbagai fungsi operasional
Pengguna Kiki85%Manajemen pengetahuan internal
Pertanyaan Kiki (harian)2,000Distribusi informasi & solusi mandiri
Total Pertanyaan (Juni 2023-Mei 2024)250,000+Kumulatif sejak peluncuran

Dampak GenAI Terhadap Produktivitas Global

Temuan Klarna sejalan tren global. Riset London School of Economics mengungkap pekerja yang memanfaatkan GenAI dengan pelatihan tepat bisa menghemat 7,5 jam per minggu.8 Indonesia bahkan menjadi negara teratas adopsi AI menurut Work Relationship Index 2025, melampaui 13 negara lain di Amerika Latin, Afrika, dan Asia Pasifik.9

Namun adopsi GenAI bukan tanpa tantangan. Studi menemukan ChatGPT justru memperpanjang jam kerja hingga 3 jam lebih lama per minggu karena mengurangi aktivitas bebas layar.10 Forrester memproyeksikan perusahaan B2B bisa kehilangan lebih dari $10 miliar akibat penggunaan GenAI tanpa tata kelola memadai pada 2026.11

Budaya Kerja Mandiri dan Transparansi

Kiki tidak sekadar mengambil informasi—ia membudayakan self-service (layanan mandiri) dan otonomi, memberdayakan karyawan menemukan jawaban serta menyelesaikan masalah secara independen. Ini meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi waktu untuk tugas administratif, membebaskan karyawan Klarna berkonsentrasi pada pekerjaan strategis dan kreatif.12 Komitmen terhadap transparansi dan aliran informasi terbuka menjadi pondasi implementasi AI mereka.

Masa Depan Integrasi AI di Tempat Kerja

Siemiatkowski optimis: "Saat Klarna terus menemukan aplikasi teknologi OpenAI, ada potensi membawa bisnis ke level baru. Kami bertujuan mencapai tingkat pemberdayaan karyawan yang baru, meningkatkan performa tim maupun pengalaman pelanggan."13 Visi ini didukung proyeksi Happiest Minds Technologies yang memperkirakan pendapatan bisnis GenAI mencapai pangsa dua digit dalam tiga tahun, naik dari 1,6% di tahun fiskal 2025.14

Perusahaan global lain mulai mengikuti jejak. Coles Group menggelar ChatGPT Enterprise untuk sebagian tenaga kerja korporat dengan rencana peluncuran penuh Februari 2026.15 Taobao menghadirkan teknologi GenAI baru menjelang 11.11, hari belanja terbesar dunia, menawarkan rekomendasi lebih presisi dan alat lebih baik bagi vendor membuat video serta menargetkan pelanggan.16

Kesimpulan

Klarna membuktikan GenAI bukan sekadar alat bantu—ia katalis transformasi cara kerja organisasi modern. Dengan 87% karyawan mengadopsi teknologi ini dan Kiki menjawab ribuan pertanyaan harian, perusahaan mendemonstrasikan bagaimana AI dapat diintegrasikan lintas departemen, teknis maupun non-teknis. Kunci suksesnya terletak pada budaya eksperimen, infrastruktur AI internal yang robust, serta fokus memberdayakan karyawan untuk tugas-tugas bernilai tinggi. Meski tantangan seperti tata kelola dan jam kerja lebih panjang perlu diantisipasi, tren adopsi GenAI global—terutama di Indonesia—menunjukkan masa depan tempat kerja yang semakin cerdas dan efisien sudah di ambang pintu.

Daftar Pustaka

  • Heller, L. (2024, May 20). Klarna Reports That 87% of Employees Use GenAI For Their Daily Work. Legal Tech Blog. https://legal-tech.blog/klarna-reports-that-87-of-employees-use-genai-for-their-daily-work
  • Ibid.
  • Ibid.
  • Ibid.
  • Ibid.
  • Ibid.
  • Ibid.
  • Computerworld. (2025, October 30). GenAI can save employees 7.5 hours a week — survey. https://www.computerworld.com/article/4081838/genai-can-save-employees-7-5-hours-a-week-survey.html
  • Media Indonesia. (2025, October 28). Laporan Terbaru Ungkap Indonesia Negara Teratas Adopsi AI. https://mediaindonesia.com/teknologi/825195/laporan-terbaru-ungkap-indonesia-negara-teratas-adopsi-ai
  • Dafunda. (2025, October 28). Riset Mengejutkan, AI bikin Karyawan Bekerja 3 Jam lebih Lama! https://dafunda.com/tekno/dampak-ai-pada-jam-kerja/
  • Tirto.id. (2025, October 28). Forrester's 2026 B2B Marketing, Sales, And Product Predictions. https://tirto.id/forresters-2026-b2b-marketing-sales-and-product-predictions-b2b-companies-will-lose-more-than-10-billion-because-of-hkBY
  • Heller, L. Op. Cit.
  • Ibid.
  • MSN. (2025, October 31). India's Happiest Minds sees GenAI reaching double‑digit revenue share in three years. https://www.msn.com/en-us/technology/artificial-intelligence/india-s-happiest-minds-sees-genai-reaching-double-digit-revenue-share-in-three-years/ar-AA1PyJs3
  • IT News. (2025, October 29). Coles offers ChatGPT Enterprise to corporate staff. https://www.itnews.com.au/news/coles-offers-chatgpt-enterprise-to-corporate-staff-621416
  • Forbes. (2025, November 1). New GenAI Tech In Time For 11.11, The World's Biggest Shopping Day. https://www.forbes.com/sites/michellegreenwald/2025/11/01/new-genai-tech-in-time-for-1111-the-worlds-biggest-shopping-day/
Download PDF tentang Transformasi Digital Tempat Ke (telah di download 78 kali)
  • 87% Karyawan Klarna 🤖 Gunakan AI Generatif Kerja Harian
    Analisis mendalam adopsi Generative AI (AI Generatif) di lingkungan kerja korporat modern melalui studi kasus Klarna yang mencatat 87% karyawan menggunakan teknologi GenAI, mengeksplorasi dampak produktivitas, efisiensi operasional, serta implikasi strategis bagi transformasi digital organisasi masa depan.
Penulis
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.