{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Keown Tegaskan Arsenal 💪 Tidak Bermain Jelek Usai Kritik Schmeichel - SWANTE ADI KRISNA
cross
Hit enter to search or ESC to close
Keown Tegaskan Arsenal 💪 Tidak Bermain Jelek Usai Kritik Schmeichel
13
September 2025

Keown Tegaskan Arsenal 💪 Tidak Bermain Jelek Usai Kritik Schmeichel

  • 13
  • 13 September 2025

Mantan bek Arsenal Martin Keown kembali membela gaya bermain tim kesayangannya setelah mendapat kritikan pedas dari legenda Manchester United Peter Schmeichel. Kiper Denmark itu menyebut permainan The Gunners sebagai sepak bola yang "jelek" (ugly) usai kalah 0-1 dari Liverpool.

Latar Belakang Kontroversi

Pertandingan di Anfield memang menampilkan kedua tim dgn pendekatan yang hati2. Arsenal dan Liverpool sama2 terlihat enggan untuk terbuka dalam serangan, dgn The Gunners justru tampil lebih agresif di babak pertama1. Schmeichel tampaknya fokus pada ketergantungan Arsenal terhadap set piece dan mengkritik mereka karena dianggap menampilkan sepak bola yg tidak menarik2.

Gol kemenangan Liverpool datang lewat tendangan bebas brilian Dominik Szoboszlai yg kemudian dinobatkan sebagai Goal of the Month Premier League untuk bulan Agustus. Namun fokus Schmeichel justru pada strategi Arsenal yang dia nilai negatif.

Tanggapan Keown yang Tegas

Berbicara kepada Talk Sport, Keown menegaskan pendapatnya dengan lugas. "Saya merasa komentar Peter itu tidak sesuai dengan semua opini yang berdasar. Anda tahu bahwa saya tidak berpikir Arsenal bermain jelek. Kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Inggris dan Schmeichel tahu ini"3.

Pembelaan atas Filosofi Arteta

Mantan bek Inggris ini menekankan bahwa pendekatan terstruktur Arsenal sering disalahpahami. Gaya possession-based dan kesabaran dalam membangun serangan kadang dianggap defensif, padahal itu memungkinkan tim menciptakan peluang secara efisien sambil meminimalkan kerentanan defensif4. Keown menyoroti kalau sepak bola bukan hanya soal serangan konstan, tapi juga strategi dan disiplin.

Kualitas vs Estetika

Arsenal di bawah Mikel Arteta memang mengutamakan kontrol, penguasaan bola, dan build-up yang sabar. Meskipun ini kadang membatasi jumlah serangan intensitas tinggi, pendekatan ini memungkinkan mereka menciptakan peluang dengan efisien5. Keown menegaskan bahwa kritik yang hanya fokus pada estetika mengabaikan efektivitas dan kualitas sepak bola yang diproduksi klub.

Perspektif Gaya Bermain Modern

Dalam sepak bola modern, tim2 top dunia sering menggunakan pendekatan yg lebih taktis dibanding era sebelumnya. Arsenal di era Arteta menunjukkan kedewasaan taktis yang memungkinkan mereka bersaing dengan klub2 besar Eropa6. Pendekatan ini memang berbeda dari sepak bola gegenpressing ala Jurgen Klopp atau permainan langsung tim2 tradisional Inggris.

Respons Publik dan Media

Komentar Schmeichel memicu perdebatan di kalangan pundit dan fans sepak bola. Beberapa ahli mendukung kritikan terhadap gaya bermain Arsenal yang dianggap terlalu hati27. Namun banyak juga yg setuju dengan Keown bahwa Arsenal sebenarnya menampilkan sepak bola berkualitas tinggi.

Dukungan dari Kalangan Arsenal

Para legend Arsenal lainnya juga ikut membela tim. Mereka menekankan bahwa evolusi taktik di bawah Arteta telah membawa Arsenal kembali ke level kompetitif tertinggi setelah beberapa tahun mengalami penurunan performa8.

Implikasi untuk Musim Ini

Perdebatan ini terjadi di awal musim ketika Arsenal masih mencari konsistensi. Tim besutan Arteta memang belum sepenuhnya menemukan ritme terbaiknya, tapi hasil2 awal menunjukkan potensi besar9. Kritik dari luar justru bisa menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan kualitas permainan mereka.

Kesimpulan

Martin Keown tetap teguh mempertahankan pandangannya bahwa Arsenal tidak bermain sepak bola jelek. Bagi dia, gaya bermain di bawah Arteta merepresentasikan salah satu pendekatan paling canggih dalam sepak bola Inggris. Meskipun kritik dari Schmeichel memicu perdebatan, Keown yakin bahwa fokus pada struktur, teknik, dan kesadaran taktis seharusnya diapresiasi daripada dikritik.

Referensi

Download PDF tentang Dinamika Kritik Terhadap Gaya (telah di download 143 kali)
  • Keown Tegaskan Arsenal 💪 Tidak Bermain Jelek Usai Kritik Schmeichel
    Penelitian ini menganalisis kontroversi yg muncul setelah kritik Peter Schmeichel terhadap gaya bermain Arsenal sebagai sepak bola "jelek" dan respons Martin Keown yang membela filosofi taktis Mikel Arteta. Studi ini mengeksplorasi dinamika persepsi dalam sepak bola modern, dimana pendekatan possession-based sering disalahpahami sebagai permainan defensif. Melalui analisis kualitatif terhadap pernyataan2 publik dan konteks pertandingan Arsenal vs Liverpool, penelitian ini menunjukkan bagaimana interpretasi subjektif terhadap estetika sepak bola dapat mempengaruhi penilaian objektif terhadap efektivitas taktis sebuah tim.
Penulis
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.