{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Jembatan Yebha 🌉 Swasembada: Akses Baru Warga Papua Pegunungan Dibangun Kemhan-TNI - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
30
October 2025

Jembatan Yebha 🌉 Swasembada: Akses Baru Warga Papua Pegunungan Dibangun Kemhan-TNI

  • 9
  • Kamis, 30 Oktober 2025

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) meresmikan Jembatan Yebha Swasembada di Distrik Iwur, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan pada Rabu (29/10/2025).1 Pembangunan ini dilakukan Satuan Tugas Bantuan Administrasi (Satgas Banmin) dan Satuan Tugas Teritorial (Satgas Ter) Koops Swasembada.

Jembatan sepanjang 125 meter tersebut kini menghubungkan Desa Iwur dengan lima desa lainnya. Termasuk akses ke bandara di kawasan yang sama.1 Sebelumnya, warga—anak sekolah pun—harus menyeberangi Kali Iwur dengan perahu dan dayung setiap hari. Bayangkan rutinitas itu untuk sekadar pergi ke sekolah atau mengunjungi kampung tetangga.

Dampak Langsung Bagi Masyarakat Lokal

Kehadiran infrastruktur ini membawa perubahan signifikan bagi kehidupan sepuluh kampung di sekitar Distrik Iwur.1 Anak-anak tidak lagi perlu menghadapi risiko menyeberang sungai setiap pagi. Akses perekonomian juga menguat—mobilitas barang dan jasa kini lebih lancar.

Aspek 🎯Sebelum JembatanSetelah Jembatan
Akses Pendidikan 📚Menyeberang sungai dengan perahuAkses langsung ke sekolah
Konektivitas Antar Desa 🏘️Terbatas, tergantung cuacaTerhubung permanen 6 desa
Akses Bandara ✈️Sulit dijangkauTerhubung langsung
Ekonomi Lokal 💰Mobilitas barang terhambatDistribusi lebih efisien
Keselamatan Warga 🛡️Risiko tinggi saat menyeberangAman dan stabil
Panjang Jembatan 📏-125 meter
Waktu Pembangunan ⏱️-Selesai Oktober 2025

Satgas Yonif 751/VJS, bagian dari Koops Swasembada, juga membangun fasilitas lampu penerangan jalan dengan teknologi tenaga surya di Distrik Iwur.1 Fasilitas ini memberikan pencahayaan di malam hari—meningkatkan rasa aman dan produktivitas malam hari bagi warga setempat. Langkah ini sejalan dengan program serupa di wilayah lain Papua, seperti pemasangan lampu oleh Satgas Yonif 511 di Kampung Tima, Lanny Jaya.2

Konteks Pembangunan Infrastruktur di Papua

Pembangunan jembatan bukan hal baru bagi TNI di Papua. Beberapa hari sebelumnya, TNI meresmikan Jembatan Gantung Nduga sepanjang 50 meter di Kampung Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.3 Jembatan gantung tersebut membuka akses vital bagi warga yang sebelumnya terisolasi. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III bertanggung jawab atas proyek infrastruktur strategis di wilayah timur Indonesia ini.4

Medan Papua yang menantang—dengan topografi pegunungan dan sungai-sungai lebar—membuat pembangunan infrastruktur menjadi prioritas tinggi. Satgas Koops Swasembada Batalyon Infanteri 751 tidak hanya fokus pada operasi keamanan tetapi juga aktif membangun jembatan penghubung untuk masyarakat sipil.5 Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah perbatasan dan terpencil.

Teknologi Tenaga Surya untuk Penerangan

Penggunaan lampu tenaga surya (solar-powered lights) di Distrik Iwur merupakan solusi tepat mengingat keterbatasan infrastruktur listrik di pedalaman Papua. Teknologi ini ramah lingkungan dan tidak memerlukan jaringan listrik konvensional.6 Di lokasi lain, seperti Desa Barengkok, Kabupaten Bogor, program pemberdayaan masyarakat juga memanfaatkan lampu tenaga surya dan perangkat Internet of Things (IoT) untuk menciptakan desa cerdas berkelanjutan.7

  • Jembatan Yebha Swasembada menghubungkan enam desa di Distrik Iwur, termasuk akses ke bandara lokal, dengan panjang 125 meter yang melintasi Kali Iwur.
  • Sebelum jembatan ini ada, masyarakat termasuk anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai dengan perahu kayu setiap hari untuk mengakses pendidikan dan kebutuhan sehari-hari.
  • Pembangunan dilakukan oleh Satgas Banmin dan Satgas Ter Koops Swasembada di bawah koordinasi Kemhan RI dan Mabes TNI sebagai wujud nyata kehadiran negara.
  • Fasilitas lampu penerangan tenaga surya juga dipasang oleh Satgas Yonif 751/VJS untuk mendukung aktivitas malam hari warga dengan energi bersih dan berkelanjutan.
  • Proyek serupa dilakukan TNI di wilayah lain Papua, seperti Jembatan Gantung Nduga sepanjang 50 meter di Kampung Dal yang diresmikan beberapa hari sebelumnya.
  • Infrastruktur ini memperkuat konektivitas ekonomi, memudahkan distribusi barang, dan membuka peluang usaha baru bagi warga di sepuluh kampung sekitar Distrik Iwur.
  • Pembangunan jembatan dan fasilitas pendukung mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan terpencil Indonesia timur.

Kesimpulan

Jembatan Yebha Swasembada dan lampu tenaga surya di Distrik Iwur bukan sekadar infrastruktur fisik. Ini adalah bukti konkret kehadiran negara di wilayah terpencil. Dampaknya langsung terasa: anak-anak lebih aman ke sekolah, ekonomi lokal menguat, dan kehidupan malam lebih produktif. Kolaborasi Kemhan dan TNI menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan tugas pertahanan negara—membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Daftar Pustaka

Download Full PDF (downloaded 21 times)

Download PDF tentang Infrastruktur Pertahanan Sipil (telah di download 21 kali)
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI