{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Profesor Manuela Veloso Buka ๐ŸŽ™๏ธ Podcast AAAI Soal Sistem Multi-Agen dan Kolaborasi Manusia-AI - SWANTE ADI KRISNA
cross
Hit enter to search or ESC to close
Profesor Manuela Veloso Buka ๐ŸŽ™๏ธ Podcast AAAI Soal Sistem Multi-Agen dan Kolaborasi Manusia-AI
5
November 2025

Profesor Manuela Veloso Buka ๐ŸŽ™๏ธ Podcast AAAI Soal Sistem Multi-Agen dan Kolaborasi Manusia-AI

  • 5
  • 05 November 2025
Profesor Manuela Veloso Buka ๐ŸŽ™๏ธ Podcast AAAI Soal Sistem Multi-Agen dan Kolaborasi Manusia-AI

AAAI meluncurkan serial podcast baru bertajuk Generations in Dialogue: Bridging Perspectives in AI. Episode perdana menghadirkan Profesor Manuela Veloso sebagai narasumber utama.1 Ia berbagi perjalanan risetnya selama puluhan tahun. Podcast ini dipandu Ella Lan dari Stanford University.

Veloso bukan nama baru. Dia pionir sistem multi-agen (multi-agent systems). Kini menjabat Head of AI Research di JPMorgan Chase.2 Sebelumnya, beliau Herbert A. Simon University Professor di Carnegie Mellon. Reputasinya meliputi robotika otonom dan machine learning. Fellow AAAI, IEEE, dan AAAS sekaligus.

Apa Itu Sistem Multi-Agen?

Sistem multi-agen terdiri dari jaringan entitas otonom yang saling berkoordinasi.3 Mereka bekerja mencapai tujuan bersama atau individual. Penerapannya luas sekali. Robotika, kendaraan otonom, hingga jaringan sensor. Veloso telah mengembangkan konsep ini sejak lama melalui proyek CoBots di Carnegie Mellon.4

Yang menarik, CoBots ini robot yang sopan dan membantu kata laporan MIT Technology Review. Mereka bisa menjemput tamu dan mengantar ke ruangan.5 Tapi ada keterbatasan. Robot butuh bantuan manusia untuk hal-hal tertentu. Inilah esensi kolaborasi manusia-AI: saling melengkapi, bukan menggantikan.

Kolaborasi Lintas Generasi dalam AI

Podcast ini punya misi khusus. Menjembatani perspektif antar generasi soal AI. Ella Lan menjelaskan visinya: menciptakan ruang dimana inovasi teknis bertemu refleksi etis.1 Pengalaman generasi berbeda membentuk pandangan unik terhadap teknologi.

Manusia Tetap Punya Keunggulan

Veloso pernah bilang ke Business Insider tahun 2015. Manusia masih unggul dibanding robot dalam banyak hal.6 Keunggulan ini tidak akan berubah dalam waktu dekat. Sentuhan manusia tetap esensial. Empati, konteks, pemahaman nuansaโ€”ini yang sulit direplikasi mesin.

๐Ÿ“Œ Aspek๐Ÿค– AI/Robot๐Ÿ‘ค Manusia
Kecepatan Proses DataSangat CepatTerbatas
KonsistensiTinggiBervariasi
EmpatiTidak AdaAlami
Pemahaman KonteksTerbatasMendalam
Adaptasi Situasi BaruPerlu TrainingFleksibel
KreativitasTerbatasLuas
Pengambilan Keputusan EtisBerbasis AturanBerbasis Nilai

AI di Sektor Finansial

Sejak 2018, Veloso memimpin riset AI di JPMorgan.7 Dia memanfaatkan koneksi akademiknya untuk merekrut talenta terbaik. PhD dari universitas elite jadi target utama.2 Misi besarnya: mengintegrasikan AI ke layanan keuangan secara bertanggung jawab.

Pesan untuk Peneliti Muda

Dalam podcast, Veloso memberikan nasihat bagi peneliti karir awal. Dia menekankan pentingnya menghubungkan pengetahuan manusia dengan komputer.1 Kolaborasi tim juga krusial. AI bukan tentang mesin pintar sendirian. Melainkan sistem yang bekerja bersama manusia.

The Verge pernah menulis prediksi Veloso. Kemanusiaan dan AI akan tak terpisahkan.8 Bukan dystopia. Justru simbiosis yang saling menguntungkan. Inilah visi yang terus diusungnya.

Kesimpulan

Podcast Generations in Dialogue menawarkan perspektif berharga. Manuela Veloso membagikan pengalaman puluhan tahun di bidang AI. Sistem multi-agen dan kolaborasi manusia-AI jadi tema sentral. Pesan utamanya jelas: teknologi harus melayani manusia, bukan sebaliknya. Generasi berbeda perlu berdialog untuk membangun AI yang bertanggung jawab.

Daftar Pustaka

Download PDF tentang Sistem Multi-Agen dan Interaks (telah di download 22 kali)
Penulis
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan ai paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.