{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Kemhan Intensifkan Reformasi πŸ“‹ Birokrasi Hadapi Ancaman Non-Militer Era VUCA - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
21
August 2025

Kemhan Intensifkan Reformasi πŸ“‹ Birokrasi Hadapi Ancaman Non-Militer Era VUCA

  • 41
  • Kamis, 21 Agustus 2025

Langkah Strategis Menghadapi Kompleksitas Ancaman Modern

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar rapat lanjutan reformasi birokrasi pertahanan negara di Bogor pada Rabu (20/8/2025) yg dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo. Rapat ini menjadi momentum penting dlm mengklasifikasikan berbagai ancaman non-militer yang semakin kompleks menghadang bangsa Indonesia saat ini. 1

Menurut Sekjen Kemhan, situasi dunia kini ditandai dengan kondisi volatility, uncertainty, complexity, ambiguity (VUCA) yang membutuhkan pendekatan berbeda dalam penanganannya. 2 Ancaman kesehatan bahkan dinilai lebih berbahaya daripada perang bersenjata konvensional, sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menekankan pentingnya biosecurity.

Koordinasi Lintas Sektor Sebagai Kunci Sukses

Acara yg diselenggarakan oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setjen Kemhan ini menghadirkan narasumber berkualitas, termasuk Brigjen TNI Sanggam David M.T., S.Sos. dan Dr. Kris Wijoyo Soepandji, S.H., M.P.P. 3 Kegiatan tersebut menekankan bahwa ancaman non-militer tak bisa ditangani sendiri oleh satu institusi.

Peran Strategis Berbagai Kementerian

Para peserta dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa ancaman non-militer dapat "menghabisi republik ini" kalau tidak ditangani dengan serius. 4 Ketua MPR Bambang Soesatyo juga pernah mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman militer maupun non-militer di era digital.

Fokus pada Ancaman Multidimensional

COVID-19 telah membuktikan bahwa ancaman non-militer memiliki karakter multidimensional yang dapat melumpuhkan berbagai sektor sekaligus. 5 Krisis ekonomi, pangan, perubahan iklim, hingga ketegangan geopolitik global menjadi tantangan nyata yg harus dihadapi dengan strategi komprehensif.

Implementasi Strategi Pertahanan Terintegrasi

Ancaman gaya hidup kebarat-baratan dan menurunnya kecintaan terhadap produk dalam negeri juga menjadi perhatian serius dalam klasifikasi ancaman non-militer. 6 Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan sebelumnya telah memprediksi bahwa ancaman militer, non-militer, maupun hibrida akan terus mengancam kepentingan nasional Indonesia.

Upaya Penguatan Kapasitas Nasional

Indonesia sebagai negara besar harus terus memiliki kapasitas pertahanan negara yang diperkuat secara berkelanjutan, demikian disampaikan AHY dalam sebuah kesempatan. 7 Ancaman di dunia maya juga menjadi fokus khusus Kementerian Pertahanan mengingat pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Reformasi Birokrasi Sebagai Solusi

Reformasi birokrasi pertahanan negara tidak hanya melibatkan aspek struktural, tetapi juga transformasi mindset dlm menghadapi ancaman kontemporer. Para ahli menekankan bahwa pendekatan konvensional sudah tidak cukup efektif menghadapi dinamika ancaman masa kini. 8

Visi Kedepan: Ketahanan Nasional yang Berkelanjutan

Melalui rapat lanjutan ini, diharapkan tercipta sinergi kuat antar institusi dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa Indonesia. 9 Klasifikasi ancaman non-militer yang tepat akan menjadi fondasi bagi penyusunan strategi pertahanan nasional yang lebih adaptif dan responsif.

Kesimpulan

Rapat lanjutan reformasi birokrasi pertahanan negara yang digelar Kemhan menandai langkah serius pemerintah dalam menghadapi kompleksitas ancaman non-militer era VUCA. Koordinasi lintas sektor, transformasi mindset, dan penguatan kapasitas nasional menjadi kunci sukses dalam menjaga ketahanan bangsa. Upaya klasifikasi ancaman non-militer ini diharapkan dapat menghasilkan strategi pertahanan yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap dinamika global yang terus berubah.

Referensi

  • Kementerian Pertahanan. (2025, 21 Agustus). Kemhan Gelar Rapat Lanjutan Reformasi Birokrasi Pertahanan Negara, Bahas Klasifikasi Ancaman Non-Militer. https://www.kemhan.go.id/2025/08/21/kemhan-gelar-rapat-lanjutan-reformasi-birokrasi-pertahanan-negara-bahas-klasifikasi-ancaman-non-militer.html
  • Media Indonesia. (2025, 20 Agustus). Menkes: Ancaman Kesehatan Lebih Berbahaya dari Perang Militer. https://mediaindonesia.com/humaniora/803197/menkes-ancaman-kesehatan-lebih-berbahaya-dari-perang-militer
  • Indonesiadefense.com. (2025, 21 Agustus). Kemhan Dorong Klasifikasi Ancaman Non-Militer, Sekjen: Tantangan Bangsa Kian Kompleks. https://indonesiadefense.com
  • Tempo. (2018, 7 September). Djoko Santoso: Ancaman Non Militer Bisa Habisi Republik Ini. https://www.tempo.co/politik/djoko-santoso-ancaman-non-militer-bisa-habisi-republik-ini-823834
  • CNN Indonesia. (2021, 29 Oktober). Kemhan: Covid-19 Ancaman Non Militer dengan Karakter Multidimensional. https://www.cnnindonesia.com
  • Tribunnews. (2021, 16 Desember). Mengenal Ancaman terhadap Integrasi Nasional: Meliputi Militer dan Non. https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/12/16/mengenal-ancaman-terhadap-integrasi-nasional-meliputi-militer-dan-non-militer?page=all
  • Detik. (2019, 4 April). AHY: Indonesia Harus Siap Hadapi Ancaman Militer dan Non Militer. https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4497337/ahy-indonesia-harus-siap-hadapi-ancaman-militer-dan-non-militer
  • Detik. (2012, 10 Oktober). Kemenhan Waspadai Ancaman Non Militer di Dunia Maya. https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-2059324/kemenhan-waspadai-ancaman-non-militer-di-dunia-maya
  • Merdeka. (2022, 20 Januari). Prabowo: Ancaman Militer dan Non-Militer Diprediksi Masih Mengancam. https://www.merdeka.com/peristiwa/prabowo-ancaman-militer-dan-non-militer-diprediksi-masih-mengancam-kepentingan-ri.html

Download Full PDF (downloaded 205 times)

Download PDF tentang Kemhan Gelar Rapat Lanjutan Re (telah di download 205 kali)
  • Kemhan Intensifkan Reformasi πŸ“‹ Birokrasi Hadapi Ancaman Non-Militer Era VUCA
    Penelitian ini menganalisis transformasi birokrasi pertahanan Indonesia melalui rapat lanjutan reformasi yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan pada Agustus 2025 di Bogor. Kajian difokuskan pada upaya mengklasifikasikan ancaman non-militer dalam konteks situasi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang menghadang ketahanan nasional Indonesia. Melalui pendekatan koordinasi lintas sektor, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana reformasi birokrasi pertahanan dapat menjadi instrumen efektif dalam menghadapi kompleksitas ancaman kontemporer yang mencakup krisis kesehatan, ekonomi, pangan, perubahan iklim, hingga ketegangan geopolitik global.
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI