Jakarta, 8 Desember 2025 β Kementerian Pertahanan mencatat momentum penting dalam hubungan pertahanan bilateral Indonesia-Australia. Letjen TNI Tri Budi Utomo sebagai Sekretaris Jenderal menerima kunjungan Mayor Jenderal Garth Gould dari pasukan operasi khusus Australia.1 Pertemuan ini berlangsung di kantor pusat Kemhan Jakarta pada Senin kemarin.
Apresiasi langsung disampaikan Sekjen Kemhan. Kunjungan tersebut dinilai sebagai "wujud komitmen berkelanjutan" untuk memperkuat hubungan kedua negara.2 Bukan sekadar formalitas diplomatik biasa.
Agenda Strategis dan HLC sebagai Fondasi
Pertemuan Komite Tingkat Tinggi (High Level Committee/HLC) tanggal 17 Oktober 2025 menjadi sorotan khusus. Sekjen Kemhan menyebutnya berperan strategis dalam "memperkuat penyelarasan operasional serta menyatukan prioritas kedua negara".3 HLC diselenggarakan antara Angkatan Pertahanan Australia dan Markas Besar TNI, menciptakan kerangka kerja konkret untuk kolaborasi mendatang.
Australia juga berpartisipasi aktif dalam Super Garuda Shield 2025. Latihan gabungan multinasional ini melibatkan 6.501 prajurit dari 13 negara, dengan Amerika Serikat mengirim kontingen terbanyak sebanyak 1.347 personel.4 Partisipasi Australia mencerminkan "komitmen bersama dalam menjaga stabilitas kawasan dan meningkatkan interoperabilitas," demikian pernyataan resmi Kemhan.5
Poin-Poin Kerja Sama yang Dibahas
Agenda pertemuan mencakup beberapa area krusial. Pertama, Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA) yang sebelumnya telah disepakati Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Anthony Albanese pada November 2025.6 Kedua, peluang diskusi di bidang operasi khusus yang menjadi fokus utama mengingat kunjungan dilakukan Komandan SOCAUST.
| Area Kerja Sama π― | Deskripsi | Status |
|---|---|---|
| DCA | Perjanjian Kerja Sama Pertahanan bilateral | Disepakati November 2025 |
| Operasi Khusus | Diskusi peluang kolaborasi pasukan khusus | Dalam pembahasan |
| Forum Dialog | Pertemuan rutin dan kunjungan pertukaran | Direncanakan |
| Pendidikan & Pelatihan | Program joint training untuk personel | Akan dikembangkan |
| Latihan Bersama | Latma di perairan Indonesia Timur, termasuk siber | Sedang dijajaki |
| HLC | Komite Tingkat Tinggi penyelarasan operasional | Dilaksanakan 17 Oktober 2025 |
| SGS 2025 | Partisipasi Australia dalam latihan multinasional | Terlaksana Agustus 2025 |
Forum dialog dan kunjungan pertukaran antara pasukan khusus kedua negara menjadi agenda ketiga. Kemudian program pendidikan serta pelatihan untuk meningkatkan kapasitas personel.7 Semuanya dirancang sistematis dan terukur.
Kopassus dan Reputasi Internasional
Hubungan operasi khusus Indonesia-Australia memiliki sejarah panjang. Komandan SOCAUST pernah menyatakan Kopassus "masih terhebat di dunia" pada 2016.8 Latihan bersama Kopassus dengan pasukan elit Australia juga sudah dilakukan sejak 2011, menunjukkan kontinuitas kerja sama teknis.9
Dinamika Historis dan Konteks Regional
Kerja sama pertahanan Indonesia-Australia mengalami pasang surut. Sempat terjadi penghentian sementara tahun 2017 yang memerlukan investigasi internal.10 Namun pemerintah mengklarifikasi tidak ada pemutusan menyeluruh, hanya evaluasi prosedural tertentu.11 Revitalisasi kerja sama dimulai sejak 2015 dengan pendekatan bertahap.12
Konteks geopolitik regional memberikan dorongan untuk penguatan hubungan. Militer kedua negara menjajaki berbagai peluang latihan bersama di perairan Indonesia Timur, termasuk operasi militer selain perang (OMSP) dan kemampuan siber.13 Peningkatan latihan militer gabungan menunjukkan "pentingnya Indonesia bagi Australia," menurut pernyataan pejabat Australia di Jakarta Oktober 2025.14
Format Trilateral dan Kemitraan Regional
Indonesia mengembangkan format kerja sama trilateral dengan Papua Nugini dan Australia. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan trilateral dengan kedua negara pada Desember 2025.15 Format ini memperluas jangkauan kerja sama pertahanan di kawasan Pasifik Barat Daya, menciptakan sinergi yang lebih kompleks dari sekadar bilateral.
Kesimpulan
Kunjungan Mayor Jenderal Garth Gould menandai kelanjutan momentum positif hubungan pertahanan Indonesia-Australia. Dengan fondasi HLC Oktober 2025 dan kesuksesan Super Garuda Shield, kerja sama bilateral memasuki fase baru yang lebih terstruktur. Agenda yang dibahas mencakup DCA, operasi khusus, forum dialog, hingga pendidikan dan pelatihan personel.
"Semangat persahabatan serta dialog yang konstruktif" diharapkan memperkokoh hubungan kedua negara sekaligus "mendukung terwujudnya stabilitas dan keamanan di kawasan".16 Komitmen bersama ini menjadi kunci menghadapi tantangan keamanan regional yang dinamis. Dirjen Strahan Kemhan turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, menunjukkan keseriusan institusional dari sisi Indonesia.
Daftar Pustaka
- Kementerian Pertahanan. "Sekjen Kemhan Terima Kunjungan Australian Special Operations Commander, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral." 8 Desember 2025. https://www.kemhan.go.id/2025/12/08/sekjen-kemhan-terima-kunjungan-australian-special-operations-commander-perkuat-kerja-sama-pertahanan-bilateral.html
- Ibid.
- Ibid.
- Tribunnews.com. "6.501 Prajurit dari 13 Negara Ikut Latihan Militer Super Garuda Shield 2025 di Indonesia." 25 Agustus 2025. https://www.tribunnews.com/nasional/2025/08/25/6501-prajurit-dari-13-negara-ikut-latihan-militer-super-garuda-shield-2025-di-indonesia
- Kementerian Pertahanan, Op. Cit.
- Detik.com. "Dunia Hari Ini: Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Pertahanan." 12 November 2025. https://news.detik.com/abc-australia/d-8207458/dunia-hari-ini-indonesia-australia-sepakati-perjanjian-pertahanan
- Kementerian Pertahanan, Loc. Cit.
- Good News from Indonesia. "Komandan SOCAUST Australia: Kopassus Masih Terhebat di Dunia." 3 Agustus 2016. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/08/03/komandan-socaust-australia-kopassus-masih-terhebat-di-dunia
- Antara News. "Kopassus latihan bersama pasukan elit Australia." 15 September 2011. https://www.antaranews.com/berita/275628/kopassus-latihan-bersama-pasukan-elit-australia
- Tribunnews.com. "Hubungan Kerjasama Militer Indonesia-Austalia Dihentikan Sampai Investigasi Selesai." 26 Januari 2017. https://www.tribunnews.com/nasional/2017/01/26/hubungan-kerjasama-militer-indonesia-austalia-dihentikan-sampai-investigasi-selesai
- Tribunnews.com. "Pemerintah: Tak Ada Pemutusan Kerjasama Militer Menyeluruh antara Indonesia-Australia." 4 Januari 2017. https://www.tribunnews.com/nasional/2017/01/05/pemerintah-tak-ada-pemutusan-kerjasama-militer-menyeluruh-antara-indonesia-australia
- Detik.com. "Revitalisasi Kerjasama Militer, Australia Army Temui Pangdam Jaya." 4 Februari 2015. https://news.detik.com/berita/d-2823867/revitalisasi-kerjasama-militer-australia-army-temui-pangdam-jaya
- Kompas.com. "Militer Indonesia-Australia Jajaki Latihan Bersama, Termasuk soal Siber." 18 Oktober 2025. https://nasional.kompas.com/read/2025/10/18/08194391/militer-indonesia-australia-jajaki-latihan-bersama-termasuk-soal-siber
- Tempo.co. "Indonesia-Australia Perbanyak Latihan Militer Bersama, Ini Alasannya." 17 Oktober 2025. https://www.tempo.co/internasional/indonesia-australia-perbanyak-latihan-militer-bersama-ini-alasannya-2080684
- Fajar.co.id. "Dialog Trilateral RI-Papua Nugini-Australia, Perkuat Kerjasama Pertahanan." 3 Desember 2025. https://fajar.co.id/2025/12/04/dialog-trilateral-ri-papua-nugini-australia-perkuat-kerjasama-pertahanan/
- Kementerian Pertahanan, Op. Cit.



