{!-- ra:00000000000003ea0000000000000000 --}Kemhan Evaluasi 📊 Program Penguatan Nilai Kebangsaan Ex-Teroris - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
11
July 2025

Kemhan Evaluasi 📊 Program Penguatan Nilai Kebangsaan Ex-Teroris

  • 50
  • Jumat, 11 Juli 2025

Daftar Isi

Rapat Evaluasi Kebijakan di Kementerian Pertahanan

Jakarta menjadi saksi penting bagi berlangsungnya 1Rapat Evaluasi Kebijakan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Terhadap Ex-Teroris pada 11 Juli 2025. Kolonel Handoyo, yg mewakili Dirrahkomhan, membuka acara ini dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa ancaman terorisme tak lagi bersifat konvensional - melainkan telah berkembang menjadi bentuk ancaman multidimensional yg dapat mempengaruhi stabilitas negara. Kegiatan ini diselenggarakan dlm upaya untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan nilai kebangsaan kepada para mantan narapidana teroris.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Pemerintah juga mengedepankan strategi lunak melalui pembinaan, reintegrasi sosial, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Kalau kita melihat dari perspektif yang lebih luas, program ini bertujuan membangun kembali kesadaran akan nilai-nilai kebangsaan pada mantan pelaku terorisme. Harapannya adalah mereka dapat meninggalkan masa lalu yang kelam dan membuka diri untuk menjadi warga negara yang produktif, konstruktif, serta bertanggung jawab.

Latar Belakang Inisiatif Program

Dari pengalaman yang telah ada, Kementerian Pertahanan menyadari pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penanggulangan terorisme. Program ini dirancang untuk menilai sejauh mana kebijakan tersebut efektif, efisien, relevan, dan berkelanjutan dlm mencapai tujuan yg telah ditetapkan. Tidak hanya itu, hasil evaluasi juga akan memberikan dasar bagi perbaikan dan pengambilan keputusan di masa mendatang.

Pendekatan Soft Power dalam Penanggulangan Terorisme

Era globalisasi saat ini menuntut pendekatan yang lebih komprehensif dalam menangani terorisme. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengembangkan berbagai program inovatif untuk pemberdayaan ex-jihadis. Salah satu contohnya adalah program peternakan persilangan sapi Bali dengan banteng Jawa yang dilaksanakan pada September 2022. 2Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan alternatif mata pencaharian yang halal dan produktif bagi para mantan teroris.

Pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam strategi penanggulangan terorisme modern. Kapolri secara konsisten mengedepankan pendekatan ini sebagai bagian dari upaya menangkal radikalisme. Tidak seperti pendekatan konvensional yang hanya fokus pada aspek penegakan hukum, metode ini lebih menekankan pada aspek pembinaan dan rehabilitasi. Daripada hanya menghukum, pemerintah berusaha memahami akar masalah radikalisme dan memberikan solusi yang berkelanjutan.

Program Pemberdayaan Ekonomi

Salah satu aspek penting dari rehabilitasi adalah pemberdayaan ekonomi. Telkom turut mendukung program ini melalui pelatihan kewirausahaan bagi ex-napiter pada Maret 2023. 3Program pelatihan ini mencakup berbagai bidang usaha yang dapat dikembangkan oleh para peserta. Kalau kita lihat dari sisi praktis, pemberdayaan ekonomi ini sangat penting untuk memastikan bahwa para mantan teroris memiliki sumber penghasilan yang layak dan tidak kembali ke jalan yang salah.

Program Reintegrasi Sosial Ex-Teroris

Reintegrasi sosial merupakan proses yang kompleks dan memerlukan waktu yang tidak singkat. Yayasan Ali Fauzi menjadi salah satu mitra penting dalam program ini. Pada Oktober 2020, BNPT memberikan dukungan penuh terhadap program yayasan ini yang berhasil membantu puluhan eks teroris kembali ke NKRI. 4Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan personal dan pembinaan yang intensif dapat memberikan hasil yang signifikan.

Tidak hanya fokus pada aspek spiritual, program reintegrasi juga mencakup pembinaan karakter dan mental. Contohnya, Polda Sulsel memberikan bantuan untuk pembangunan rumah tahfidz bagi eks napi teroris pada Februari 2022. 5Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya membantu dari segi ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan spiritual yang positif. Daripada meninggalkan mereka begitu saja setelah keluar dari penjara, program ini memberikan bimbingan yang berkelanjutan.

Keterlibatan Keluarga dan Masyarakat

Aspek sosial dari reintegrasi melibatkan tidak hanya individu yang bersangkutan, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar. Program buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kapolda Sumsel dengan eks napiter pada Maret 2024 menjadi contoh nyata pendekatan ini. 6Kegiatan seperti ini membantu membangun kepercayaan dan mengurangi stigma negatif di masyarakat. Kalau kita melihat dari perspektif psikologis, dukungan sosial sangat penting untuk proses rehabilitasi yang sukses.

Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Keberhasilan program penguatan nilai kebangsaan tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja. Kemenpolkam dan berbagai kementerian/lembaga terkait turut berpartisipasi dalam rapat evaluasi ini. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menangani masalah terorisme secara holistik dan terkoordinasi. Tidak seperti pendekatan sektoral yang sering kali kurang efektif, strategi terintegrasi ini memungkinkan sinergi yang lebih baik antara berbagai pihak.

Dari segi implementasi, setiap lembaga memiliki peran spesifik dalam program ini. BNPT berperan sebagai koordinator utama, sementara Kemhan fokus pada aspek pertahanan dan keamanan nasional. Badan Narkotika Nasional (BNN) juga turut mendukung penguatan nilai Pancasila melalui sarasehan kebangsaan pada Mei 2025. 7Sinergi ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menangani ancaman radikalisme dan terorisme.

Peran Institusi Pendidikan

Universitas dan institusi pendidikan memainkan peran vital dalam mencegah radikalisme. Universitas Semarang (USM) telah mengambil langkah proaktif dengan mengadakan seminar tangkal radikalisme yang menghadirkan ex napi terorisme sebagai narasumber. 8Pendekatan ini sangat efektif karena memberikan perspektif langsung dari mereka yang pernah terlibat dalam aktivitas teroris. Kalau kita bandingkan dengan metode ceramah biasa, testimoni langsung seperti ini lebih menyentuh dan memberikan dampak yang lebih mendalam.

Pengembangan Wawasan Kebangsaan Melalui Pendidikan

Wawasan kebangsaan merupakan pandangan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia mengenai identitas dan tanah airnya, dengan prinsip utama persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. 9MPR RI menekankan bahwa generasi muda harus mampu mengimplementasikan Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini tidak hanya ditujukan untuk ex-teroris, tetapi juga untuk mencegah radikalisme di kalangan pemuda.

Berbagai kegiatan telah diselenggarakan untuk memperkuat wawasan kebangsaan. Universitas Tarumanagara (UNTAR) memperingati Hari Lahir Pancasila 2025 dengan tema "Perkokoh Semangat Kebangsaan di Lingkungan Kampus". 10Kegiatan seperti ini penting untuk membangun kesadaran akan nilai-nilai kebangsaan di kalangan mahasiswa. Daripada hanya mempelajari teori, mahasiswa diajak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata.

Program Sosialisasi Empat Pilar

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan menjadi salah satu strategi utama dalam pencegahan radikalisme. Polri secara aktif mengawal program sosialisasi ini di berbagai daerah, termasuk di Natar, Lampung. 11Program ini mengajak warga untuk menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kita melihat dari implementasinya, sosialisasi ini tidak hanya berbentuk ceramah, tetapi juga dialog interaktif yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Implementasi Nilai Pancasila dalam Rehabilitasi

Pancasila sebagai dasar negara memiliki peran sentral dalam program rehabilitasi ex-teroris. Menurut testimony dari mantan pelaku terorisme, Pancasila merupakan solusi ampuh untuk menangkal paham radikal dan intoleransi. 12Pengalaman pribadi mereka menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Pancasila dapat mengubah cara pandang seseorang terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak seperti ideologi ekstremis yang cenderung ekslusif, Pancasila mengajarkan nilai-nilai inklusif yang menghargai perbedaan.

Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam program rehabilitasi dilakukan melalui berbagai pendekatan. BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) menyelenggarakan dialog kebangsaan yang bertujuan untuk memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. 13Dialog ini tidak hanya melibatkan ex-teroris, tetapi juga berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif tentang nilai-nilai kebangsaan.

Peran Organisasi Kemasyarakatan

Organisasi kemasyarakatan memiliki peranan penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Haedar Nashir, yang dianugerahi Bintang Legiun Veteran RI, menekankan komitmen dan nilai kebangsaan dalam kiprahnya. 14Penghargaan ini menunjukkan apresiasi negara terhadap kontribusi tokoh-tokoh yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan. Kalau kita melihat dari perspektif historis, peran tokoh-tokoh seperti ini sangat vital dalam membangun narasi kebangsaan yang kuat.

Tantangan dan Peluang Program Masa Depan

Meskipun telah menunjukkan hasil yang positif, program penguatan nilai kebangsaan untuk ex-teroris masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah mengubah persepsi masyarakat yang masih skeptis terhadap mantan pelaku terorisme. Polres Jakarta Barat telah mengambil langkah proaktif dengan melibatkan ex-teroris dalam program pencegahan radikalisme sejak 2018. 15Pendekatan ini menunjukkan bahwa mantan pelaku dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mencegah radikalisme.

Dari segi keberlanjutan program, diperlukan komitmen jangka panjang dari semua pihak. MPR RI dan LDII telah merencanakan untuk mengadakan kembali Sekolah Virtual Kebangsaan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan. 16Program ini penting untuk memastikan bahwa transfer nilai-nilai kebangsaan dapat dilakukan secara berkelanjutan, terutama di era digital saat ini. Daripada menggunakan metode konvensional saja, pendekatan virtual ini memungkinkan jangkauan yang lebih luas dan interaksi yang lebih fleksibel.

Inovasi dalam Pendekatan Rehabilitasi

Inovasi menjadi kunci keberhasilan program rehabilitasi di masa depan. Kemenpora mendukung Festival Nyanyian Anak Negeri sebagai upaya mengangkat nilai kebangsaan melalui musik. 17Pendekatan melalui seni dan budaya ini memberikan alternatif yang menarik untuk menyampaikan pesan kebangsaan. Kalau kita melihat dari segi psikologis, musik dan seni memiliki kekuatan untuk menyentuh emosi dan memberikan dampak yang lebih mendalam daripada ceramah biasa.

Kesimpulan

Program penguatan nilai-nilai kebangsaan terhadap ex-teroris yang dievaluasi oleh Kementerian Pertahanan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah terorisme secara komprehensif. Pendekatan soft power yang menggabungkan pembinaan, reintegrasi sosial, dan penguatan nilai kebangsaan terbukti lebih efektif daripada pendekatan keras semata. Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat, menjadi kunci keberhasilan program ini.

Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam program rehabilitasi memberikan fondasi yang kuat untuk transformasi ex-teroris menjadi warga negara yang produktif dan bertanggung jawab. Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi, inovasi-inovasi yang dilakukan menunjukkan bahwa program ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari semua pihak, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membangun Indonesia yang aman, damai, inklusif, dan beradab.

Referensi

  • Direktorat Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan. (2025, Juli 11). Rapat Evaluasi Kebijakan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Terhadap Ex-Teroris. Kemhan.go.id. https://www.kemhan.go.id/strahan/2025/07/11/rapat-evaluasi-kebijakan-penguatan-nilai-nilai-kebangsaan-terhadap-ex-teroris.html
  • TvOneNews. (2022, September 8). Ex Jihadis Diberdayakan, BNPT Ternak Persilangan Sapi Bali dengan Banteng Jawa. TvOneNews.com. https://www.tvonenews.com
  • Kabarbumn.com. (2023, Maret 4). Telkom Dukung Pemberdayaan Ex-Napiter Melalui Pelatihan Kewirausahaan. Kabar BUMN. https://www.kabarbumn.com
  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. (2020, Oktober 21). Puluhan Eks Teroris Kembali ke NKRI, BNPT Dukung Penuh Program Yayasan Ali Fauzi. BNPT.go.id. https://www.bnpt.go.id
  • Fajar Sulsel. (2022, Februari 17). Bangun Rumah Tahfidz, Eks Napi Teroris Dapat Bantuan dari Polda Sulsel. Sulsel.fajar.co.id. https://sulsel.fajar.co.id
  • RRI.co.id. (2024, Maret 28). Eks Napiter Buka Puasa Bersama Kapolda Sumsel. RRI.co.id. https://rri.co.id
  • BNN.go.id. (2025, Mei 21). BNN Dukung Penguatan Nilai Pancasila Melalui Sarasehan Kebangsaan. BNN.go.id. https://bnn.go.id
  • Suara Merdeka. (2023, November 10). Ex Napi Terorisme Bercerita Awal Mula Jadi Teroris di Seminar Tangkal Radikalisme di USM. Wawasan.suaramerdeka.com. https://wawasan.suaramerdeka.com
  • Mediaindonesia.com. (2023, Juni 21). Pengertian dan Makna Wawasan Kebangsaan bagi Bangsa Indonesia. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/591379/pengertian-dan-makna-wawasan-kebangsaan-bagi-bangsa-indonesia
  • Universitas Tarumanagara. (2025, Juni 1). Untar Peringati Hari Lahir Pancasila 2025: Perkokoh Semangat Kebangsaan di Lingkungan Kampus. Untar.ac.id. https://untar.ac.id
  • Tribratanews Polda Lampung. (2025, Juli 4). Polri Kawal Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Natar, Ajak Warga Jaga Persatuan dalam Kehidupan Sehari-hari. Tribratanews.lampung.polri.go.id. https://tribratanews.lampung.polri.go.id
  • Pos Liputan. (2025, Juli 6). Mantan Terorisme: Pancasila Solusi Ampuh Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi. Posliputan.com. https://posliputan.com
  • Linggaupos.disway.id. (2025, Juli 6). Jaga Nilai-nilai Pancasila, Kalapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Dialog Kebangsaan Bersama BPIP. Linggaupos.disway.id. https://linggaupos.disway.id/read/683689/jaga-nilai-nilai-pancasila-kalapas-narkotika-muara-beliti-hadiri-dialog-kebangsaan-bersama-bpip
  • Paradigma.co.id. (2025, Juli 10). Haedar Nashir Dianugerahi Bintang LVRI, Tekankan Komitmen dan Nilai Kebangsaan. Paradigma.co.id. https://www.paradigma.co.id
  • Kumparan. (2018, Mei 31). Upaya Cegah Radikalisme dan Terorisme Polres Jakbar Gandeng Ex Terorisme dan BNPT. Kumparan.com. https://kumparan.com
  • JPNN.com. (2025, Juli 11). Perkuat Nilai Kebangsaan, MPR dan LDII Agendakan Kembali Sekolah Virtual. JPNN.com. https://www.jpnn.com
  • Portal Informasi Indonesia. (2025, Juni 11). Kemenpora Dukung Festival Nyanyian Anak Negeri untuk Mengangkat Nilai Kebangsaan Lewat Musik. Indonesia.go.id. https://indonesia.go.id

Download Full PDF (downloaded 215 times)

Download PDF tentang Transformasi Ex-Teroris dalam (telah di download 215 kali)
  • Kemhan Evaluasi 📊 Program Penguatan Nilai Kebangsaan Ex-Teroris
    Pendekatan soft approach dalam pembinaan ex-teroris menjadi kunci transformasi menuju penguatan nilai kebangsaan. Melalui reintegrasi sosial dan penanaman nilai-nilai Pancasila, para mantan narapidana terorisme dapat berubah menjadi agen perubahan positif yang mendukung ketahanan nasional Indonesia.
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI