{!-- ra:00000000000003ea0000000000000000 --}Menhan Sjafrie ๐ŸŽ“ Ajak Mahasiswa Unhas Jadi Simpul Kekuatan Bangsa - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
9
December 2025

Menhan Sjafrie ๐ŸŽ“ Ajak Mahasiswa Unhas Jadi Simpul Kekuatan Bangsa

  • 7
  • Selasa, 9 Desember 2025

Makassar โ€“ Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan kuliah umum di kampus Universitas Hasanuddin pada 9 Desember 2025. Kegiatan yang dihadiri mahasiswa dan civitas akademika ini menjadi ruang dialog kebangsaan tentang peran generasi muda dalam menjaga persatuan nasional.1

Dialog Kebangsaan di Kampus Indonesia Timur

Menhan membuka sesi dengan sapaan hangat kepada mahasiswa. "Saya bermaksud untuk menyemangati adik-adik semua," ujarnya di hadapan ratusan peserta.1 Unhas disebutnya bukan sekadar institusi pendidikan biasa. Kampus ini merepresentasikan persatuan nasional dari wilayah timur Indonesia yang kaya akan keberagaman.

Dalam arahannya, Menhan menegaskan Unhas sebagai simbol strategis. Universitas ini melahirkan kader pejuang dengan kapasitas intelektual tinggi yang diharapkan berkontribusi bagi kemajuan nasional.1 Generasi muda saat ini menghadapi tantangan global yang makin kompleks, sehingga dibutuhkan simpul-simpul kekuatan untuk menumbuhkan semangat kolektif.

Peran Strategis Perguruan Tinggi

Perguruan tinggi memiliki posisi krusial dalam membentuk karakter kebangsaan. Sebagai institusi yang mencetak intelektual muda, kampus menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai persatuan.2 Melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, nilai toleransi dan kebangsaan dapat diperkuat secara berkelanjutan.

Aspek ๐ŸŽฏPeran Mahasiswa ๐Ÿ“šKontribusi untuk Bangsa ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
IntelektualMengembangkan pemikiran kritis dan inovatifMemberikan solusi terhadap masalah bangsa
SosialMembangun dialog antarkelompok masyarakatMemperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman
KebangsaanMenjaga nilai Pancasila dan persatuanMengamankan kedaulatan negara dari ancaman
BudayaMelestarikan kearifan lokalMemperkaya identitas nasional
DigitalMenyebarkan konten positif di media sosialMelawan hoaks dan perpecahan di dunia maya
KepemimpinanMenjadi agen perubahan di lingkunganMempersiapkan pemimpin masa depan
PertahananMemahami konsep bela negaraMendukung sistem pertahanan rakyat semesta

Bhinneka Tunggal Ika sebagai Fondasi

Prinsip Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu) menjadi perhatian utama dalam kuliah umum tersebut. Menhan menilai prinsip persatuan dalam keberagaman ini terbukti ampuh sebagai fondasi bangsa Indonesia.1 Karena itu, seluruh elemen bangsa khususnya generasi muda diminta tidak mengabaikan persatuan nasional dalam situasi apa pun.

Era digital membawa tantangan baru bagi persatuan bangsa. Generasi muda dapat menjadi contoh dalam membangun praktik diskusi yang santun di ruang digital.3 Perbedaan pendapat tidak harus berujung pada pertentangan emosional, melainkan menjadi ruang dialog konstruktif.

Tantangan di Era Modern

Infiltrasi ideologi yang dapat memecah belah menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai mahasiswa. Menhan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap gerakan yang dapat mengganggu stabilitas nasional.4 Mahasiswa diminta untuk kokoh dan tidak membiarkan potensi ancaman berkembang di lingkungan kampus.

Pertahanan sebagai Tanggung Jawab Bersama

Menhan menegaskan pertahanan negara bukan semata tugas TNI saja. "Pertahanan negara kita, Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta, jadi tidak seorangpun lepas kewajiban untuk mengamankan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.1

Konsep pertahanan rakyat semesta mengharuskan setiap warga negara memiliki kesadaran bela negara. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai intelektual muda memiliki peran strategis untuk mengamankan kedaulatan dari berbagai ancaman, baik fisik maupun non-fisik.5

Sinergitas antara TNI dan elemen masyarakat sipil termasuk mahasiswa terus diperkuat melalui berbagai program. Hal ini bertujuan menciptakan pertahanan yang solid dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.6

Kesimpulan

Kuliah umum Menhan Sjafrie di Unhas berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mencerminkan antusiasme peserta. Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dari Unhas kepada Menhan.1 Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya mahasiswa sebagai simpul kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan nasional di tengah tantangan global yang kompleks. Unhas sebagai universitas yang tumbuh dari Indonesia Timur memiliki peran strategis melahirkan kader-kader pejuang dengan kapasitas tinggi yang mampu berkontribusi bagi kemajuan nasional dengan tetap menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi bangsa.

Daftar Pustaka

Download Full PDF (downloaded 41 times)

Download PDF tentang Mahasiswa sebagai Simpul Kekua (telah di download 41 kali)
  • Menhan Sjafrie ๐ŸŽ“ Ajak Mahasiswa Unhas Jadi Simpul Kekuatan Bangsa
    Kajian terhadap diskursus kebangsaan yang disampaikan Menteri Pertahanan dalam kuliah umum di Universitas Hasanuddin Makassar pada 9 Desember 2025, yang menekankan posisi strategis mahasiswa sebagai simpul kekuatan bangsa dalam sistem pertahanan rakyat semesta di tengah kompleksitas tantangan global kontemporer.
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI