Jakarta β Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Ses Itjen Kemhan) Brigadir Jenderal TNI Susanto memberikan arahan strategis kepada seluruh anggota Itjen Kemhan melalui Jam Pimpinan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Itjen Kemhan pada Jumat, 19 Desember 2025.1 Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan nilai-nilai integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pengawasan pertahanan negara.
Penekanan Kode Etik dan Kehormatan Auditor
Dalam pemaparannya, Brigjen TNI Susanto mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan diri serta marwah (kehormatan institusi) Itjen Kemhan. Hal ini tercermin dari sikap, perilaku dan kepatuhan para Auditor terhadap peraturan serta Kode Etik Auditor.1 Penekanan ini sangat relevan mengingat peran krusial Inspektorat Jenderal sebagai garda terdepan pengawasan internal Kementerian Pertahanan.
Kehormatan institusi pengawasan tidak terbangun dalam semalam. Setiap auditor memiliki tanggung jawab pribadi untuk menjaga reputasi lembaga melalui konsistensi antara perkataan dan tindakan. Brigjen Susanto menekankan bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan praktik keseharian yang harus diwujudkan dalam setiap penugasan.1
| π Aspek Penekanan | π Penjelasan | π― Tujuan |
|---|---|---|
| Kehormatan Diri | Menjaga integritas personal auditor | Membangun kepercayaan publik |
| Marwah Institusi | Menjunjung tinggi reputasi Itjen Kemhan | Meningkatkan kredibilitas lembaga |
| Kepatuhan Peraturan | Mengikuti prosedur dan regulasi yang berlaku | Menjamin akuntabilitas |
| Kode Etik Auditor | Menerapkan standar profesi pengawasan | Profesionalisme dalam tugas |
| Pemanfaatan IT | Mengoptimalkan teknologi informasi | Efisiensi dan efektivitas kerja |
| Bijak Media Sosial | Penggunaan medsos yang bertanggung jawab | Melindungi informasi sensitif |
| Sikap dan Perilaku | Menampilkan profesionalisme dalam keseharian | Keteladanan bagi lingkungan |
Optimalisasi Teknologi Informasi dan Media Sosial
Ses Itjen Kemhan juga meminta agar seluruh anggota untuk memanfaatkan IT (Teknologi Informasi) dalam mendukung tugas serta bijak dalam penggunaan media sosial.1 Di era digital seperti sekarang, teknologi informasi menjadi instrumen vital untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan audit.
Transformasi Digital dalam Pengawasan Pertahanan
Pemanfaatan teknologi informasi dalam tugas pengawasan sejalan dengan tren modernisasi pertahanan global. Konvergensi pertahanan digital menunjukkan bahwa observabilitas (kemampuan memantau sistem) menjadi garis depan keamanan siber, di mana batas antara operasi IT dan keamanan semakin kabur.2 Hal ini menuntut auditor untuk terus meningkatkan literasi digital mereka.
Pengembangan teknologi pertahanan menjadi kebutuhan mutlak dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman modern.3 Dalam konteks ini, auditor Itjen Kemhan dituntut tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga dimensi teknologi dalam sistem pertahanan nasional. Artificial Intelligence (AI) dan elektronika menjadi fokus utama inovasi teknologi pertahanan untuk membangun kemandirian industri.4
Bijak Bermedia Sosial di Era Informasi
Penekanan kebijaksanaan dalam penggunaan media sosial mencerminkan kesadaran akan risiko kebocoran informasi. Anggota Itjen Kemhan memiliki akses terhadap data-data strategis pertahanan yang harus dijaga kerahasiaannya. Satu unggahan yang tidak hati-hati di media sosial bisa membawa konsekuensi serius bagi keamanan nasional.
Komitmen Kepemimpinan Itjen Kemhan
Turut hadir dalam Jam Pimpinan tersebut para Inspektur dan Kepala Bagian (Kabag) Itjen Kemhan.1 Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan keseriusan dalam membangun budaya organisasi yang kuat dan berintegritas. Kerja sama pertahanan Indonesia terus berkembang, termasuk dengan negara-negara seperti Turki dalam bidang teknologi pertahanan,5 yang menuntut pengawasan yang lebih profesional dan adaptif.
Pengembangan teknologi kapal autonomous (tanpa awak) menjadi elemen penting bagi sistem pertahanan laut Indonesia,6 sementara kapal selam tanpa awak dinilai sebagai lompatan besar teknologi pertahanan laut mengingat Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan 70 persen wilayah berupa laut.7 Kompleksitas teknologi pertahanan modern ini membutuhkan auditor yang kompeten dan terus belajar.
Kesimpulan
Jam Pimpinan yang diberikan Ses Itjen Kemhan Brigjen TNI Susanto menegaskan komitmen institusi terhadap integritas, profesionalisme, dan adaptasi teknologi. Penekanan pada kehormatan diri, kepatuhan kode etik, optimalisasi teknologi informasi, dan kebijaksanaan bermedia sosial menjadi pilar utama dalam menjaga marwah Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan. Dengan dukungan seluruh jajaran pimpinan, Itjen Kemhan diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan yang semakin efektif di tengah dinamika pertahanan nasional yang terus berkembang.
Daftar Pustaka
- Datin Itjen. "Ses Itjen Kemhan memberikan Jam Pimpinan kepada seluruh anggota Itjen Kemhan." Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan, 20 Desember 2025, https://www.kemhan.go.id/itjen/2025/12/20/ses-itjen-kemhan-memberikan-jam-pimpinan-kepada-seluruh-anggota-itjen-kemhan.html.
- "Konvergensi Pertahanan Digital, Observabilitas Jadi Garis Depan Keamanan Siber." Medcom.id, 6 Januari 2026, https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/dN6yB7QK-konvergensi-pertahanan-digital-observabilitas-jadi-garis-depan-keamanan-siber.
- "Wamenhan: Pengembangan teknologi pertahanan kebutuhan mutlak." Antara News, 19 November 2025, https://www.antaranews.com/berita/5251613/wamenhan-pengembangan-teknologi-pertahanan-kebutuhan-mutlak.
- "AI Jadi Fokus Utama Inovasi Teknologi Pertahanan." Merdeka.com, 21 April 2025, https://www.merdeka.com/teknologi/ai-jadi-fokus-utama-inovasi-teknologi-pertahanan-381040-mvk.html.
- "Menhan Sjafrie Dorong Kerja Sama Teknologi Pertahanan IndonesiaβTurki." Media Indonesia, 9 Januari 2026, https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/848428/menhan-sjafrie-dorong-kerja-sama-teknologi-pertahanan-indonesiaturki.
- "Pengembangan Teknologi Kapal Autonomous Jadi Elemen Penting bagi Sistem Pertahanan Laut RI." Tribunnews.com, 25 April 2025, https://www.tribunnews.com/nasional/2025/04/25/pengembangan-teknologi-kapal-autonomous-jadi-elemen-penting-bagi-sistem-pertahanan-laut-ri?page=all.
- "Guru Besar UIN Soroti Kapal Selam Tanpa Awak, Jadi Lompatan Besar Teknologi Pertahanan Laut." Tribunnews Jabar, 2 Januari 2026, https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1160512/guru-besar-uin-soroti-kapal-selam-tanpa-awak-jadi-lompatan-besar-teknologi-pertahanan-laut.


