Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemhan) mengambil langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai aparat penegak hukum melalui kegiatan Coffee Morning yang digelar di Jakarta pada Senin (25/8/2025). Inisiatif ini menandai komitmen serius institusi pertahanan dalam membangun sinergi yg lebih solid dengan berbagai elemen penegak hukum di tanah air.
Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan selaku Kepala Biro Umum Setjen Kemhan menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan keamanan nasional. Dalam sambutannya, beliau menyatakan harapan besar terhadap dukungan dari seluruh jajaran, baik POM TNI maupun POM Angkatan, serta pihak-pihak terkait lainnya 1. Pendekatan ini sejalan dengan upaya memperkuat penegakan hukum yang telah menjadi fokus berbagai daerah, seperti yang dilakukan oleh 2 Kapolda Aceh dalam memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi.
Membangun Koordinasi Yang Lebih Solid
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas biasa, namun memiliki tujuan strategis untuk memperkuat komunikasi antar instansi. Dengan menghadirkan berbagai perwakilan dari Puspom TNI, Puspomad, Puspomal, Puspomau, Pomdam Jaya, Pom Lantamal III, Pom Kodau I, dan Ditlantas Polda Metro Jaya, acara ini menjadi wadah penting dalam menyamakan persepsi dan membangun koordinasi yg lebih efektif.
Dinamika penegakan hukum di Indonesia memang menghadapi tantangan kompleks. Menurut 3 akademisi Prof. Harris Arthur Hedar dari UNM, penegakan hukum yang adil dan transparan merupakan syarat mutlak untuk menjaga stabilitas nasional. Hal ini memperkuat urgensi dari inisiatif yang dilakukan Kemhan dalam membangun sinergi dengan aparat penegak hukum.
Tantangan dan Peluang Kolaborasi
Upaya sinergi ini menjadi semakin relevan mengingat kompleksitas permasalahan hukum yang dihadapi negara. Berbagai kasus yang memerlukan penanganan lintas instansi menuntut koordinasi yg tepat antara TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Seperti yang disampaikan dalam forum diskusi 4 DPR RI dengan aparat penegak hukum di Kepri mengenai RKUHAP, pentingnya koordinasi antar lembaga penegak hukum semakin nyata.
Kehadiran pejabat Eselon III dan IV Biro Umum Setjen Kemhan dalam acara ini menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun hubungan yang harmonis. Mereka bersama-sama dengan perwakilan dari berbagai unit POM dan Ditlantas Polda Metro Jaya membahas berbagai aspek koordinasi yang diperlukan dalam menjalankan tugas masing-masing.
Implikasi Strategis Bagi Keamanan Nasional
Langkah yang diambil oleh Biro Umum Setjen Kemhan ini memiliki implikasi strategis yg signifikan. Dalam konteks penegakan hukum modern, kolaborasi antar instansi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Seperti yang diungkapkan oleh 5 pakar hukum Feri Amsari, efektivitas penegakan hukum tidak hanya bergantung pada kualitas regulasi, namun juga pada kualitas aparat yang menjalankannya.
Dengan adanya forum komunikasi seperti Coffee Morning ini, diharapkan berbagai tantangan di lapangan dapat dihadapi secara bersama-sama. Koordinasi yang baik antara Kemhan, TNI, dan Polri akan memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta mendukung supremasi hukum di Indonesia.
Kesimpulan
Inisiatif Coffee Morning yang digelar oleh Biro Umum Setjen Kemhan merupakan langkah konkret dalam memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Melalui pendekatan komunikatif dan koordinatif ini, diharapkan dapat tercipta hubungan yang lebih harmonis dan efektif antara berbagai instansi terkait. Keberhasilan koordinasi lintas instansi ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi upaya menjaga stabilitas keamanan nasional dan menegakkan supremasi hukum di Indonesia. Dengan dukungan dari semua pihak, berbagai tantangan keamanan dan penegakan hukum dapat dihadapi secara lebih optimal.
Daftar Pustaka
- Kementerian Pertahanan. (2025, Agustus 25). Biro Umum Setjen Kemhan Dorong Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum. https://www.kemhan.go.id/2025/08/25/biro-umum-setjen-kemhan-dorong-sinergi-dengan-aparat-penegak-hukum.html
- Waspada. (2025, Agustus 24). Kapolda Aceh Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Dengan Kajati. https://www.waspada.id/aceh/kapolda-aceh-perkuat-sinergi-penegakan-hukum-dengan-kajati/
- Neraca. (2025, Agustus 18). Akademisi: Penegakan Hukum Jadi Syarat Mutlak Jaga Stabilitas. https://www.neraca.co.id/article/223581/akademisi-penegakan-hukum-jadi-syarat-mutlak-jaga-stabilitas
- Tribun Batam. (2025, Agustus 23). Bahas RKUHAP, DPR RI Kumpulkan Aparat Penegak Hukum di Kepri. https://batam.tribunnews.com/2025/08/23/bahas-rkuhap-dpr-ri-kumpulkan-aparat-penegak-hukum-di-kepri
- Fajar. (2025, Agustus 20). Feri Amsari: UU yang Baik Itu Nggak akan Ada Gunanya Kalau Aparat Penegak Hukum Buruk. https://fajar.co.id/2025/08/21/feri-amsari-uu-yang-baik-itu-nggak-akan-ada-gunanya-kalau-aparat-penegak-hukum-buruk/



