Jakarta – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menerima kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary) Mongolia untuk Indonesia, H.E. Enkhtaivan Dashnyam, pada Kamis (13/11/2025).1 Pertemuan di kantor Kemhan Jakarta ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan didampingi dua pejabat eselon I strategis.
Delegasi Tingkat Tinggi Hadiri Pertemuan
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin delegasi Indonesia. Turut hadir Kepala Badan Logistik Kemhan Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari dan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan Mayor Jenderal TNI Agus Widodo, S.IP., M.Si.1 Kehadiran pejabat strategis ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Mongolia yang telah terjalin sejak 21 Desember 1956.
Pertemuan ini bukan yang pertama antara kedua negara. Mongolia sebelumnya berencana membuka kembali kantor Kedutaan Besarnya di Jakarta, menandai komitmen kuat terhadap hubungan bilateral.2 Bahkan, perdagangan Indonesia-Mongolia mencatat pertumbuhan fantastis hingga 74 persen pada tahun lalu menurut Menteri Luar Negeri Sugiono.3
| Aspek 📋 | Detail Kerja Sama 🔍 |
|---|---|
| Dialog Kebijakan | Peningkatan dialog kebijakan pertahanan antara kedua negara |
| Pendidikan Militer | Kerja sama pelatihan dan pendidikan personel militer |
| Industri Pertahanan | Kolaborasi dalam bidang industri pertahanan dan teknologi |
| Stabilitas Regional | Mendukung perdamaian serta stabilitas kawasan dan global |
| Hubungan Bilateral | Sejak 21 Desember 1956 hingga sekarang |
| Semangat Kerja Sama | Persahabatan dan saling menghormati |
| Perdagangan | Pertumbuhan 74% pada tahun lalu |
Agenda Strategis Kerja Sama Pertahanan
Menhan RI menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan Dubes Mongolia. Ia menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama pertahanan yang saling menguntungkan (mutually beneficial) bagi kedua negara.1 Diskusi mencakup beberapa poin krusial.
Dialog Kebijakan dan Pelatihan Militer
Peningkatan dialog kebijakan pertahanan menjadi prioritas utama. Kedua negara juga membahas kerja sama pelatihan dan pendidikan militer yang akan meningkatkan kapasitas personel.1 Pemerintah RI sebelumnya juga memperkuat sinergi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi (diktisaintek) dengan Mongolia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi.4
Kolaborasi Industri Pertahanan dan Teknologi
Kolaborasi dalam bidang industri pertahanan dan teknologi menjadi fokus penting. Indonesia dan Mongolia memiliki potensi besar untuk berbagi pengetahuan teknologi pertahanan modern.1 Institut Teknologi Bandung (ITB) bahkan telah membahas potensi kolaborasi strategis dengan Dubes Mongolia dalam berbagai bidang teknologi.5
Harapan dan Prospek Masa Depan
Pertemuan ditutup dengan harapan optimis. Hubungan pertahanan Indonesia-Mongolia diharapkan terus berkembang dalam semangat persahabatan dan saling menghormati.1 Tujuan utamanya mendukung perdamaian serta stabilitas kawasan dan global.
Mongolia juga telah memperluas hubungan ke Asia Tenggara dengan mengirimkan duta besar untuk ASEAN pada Maret 2025.6 Enkhtaivan Dashnyam menyerahkan surat kepercayaan (Letter of Credence) kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn, menandai komitmen Mongolia terhadap kawasan ini.7
Kunjungan pejabat tinggi Mongolia ke Indonesia telah direncanakan sebelumnya, menunjukkan kontinuitas hubungan bilateral yang solid.8 Bahkan potensi kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Mongolia sempat dijajaki untuk merayakan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.9
Kesimpulan
Kunjungan Dubes Mongolia ke Kemhan RI menandai babak baru penguatan hubungan bilateral pertahanan. Dengan dialog kebijakan yang intensif, kerja sama pendidikan militer, dan kolaborasi industri pertahanan, Indonesia dan Mongolia siap berkontribusi pada stabilitas regional. Hubungan yang telah terjalin hampir 69 tahun ini terus berkembang dengan semangat persahabatan untuk masa depan lebih baik.
Daftar Pustaka
- Direktorat Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan. (2025, 13 November). Dirjen Strahan Kemhan dampingi Menhan RI terima kunjungan Dubes Mongolia. https://www.kemhan.go.id/strahan/2025/11/13/dirjen-strahan-kemhan-dampingi-menhan-ri-terima-kunjungan-dubes-mongolia.html
- Tribunnews. (2023, 29 Juni). Mongolia Rencana Kembali Buka Kedutaan di Jakarta. https://www.tribunnews.com/nasional/2023/06/29/mongolia-rencana-kembali-buka-kedutaan-di-jakarta
- Tempo. (2025, 21 Mei). Menlu Sugiono: Perdagangan Indonesia-Mongolia Meningkat 74 Persen. https://www.tempo.co/internasional/menlu-sugiono-perdagangan-indonesia-mongolia-meningkat-74-persen-1503886
- Antara News. (2025, 9 Mei). Pemerintah RI perkuat sinergi diktisaintek dengan Mongolia. https://www.antaranews.com/berita/4824049/pemerintah-ri-perkuat-sinergi-diktisaintek-dengan-mongolia
- Institut Teknologi Bandung. (2025, 29 Mei). Rektor ITB dan Dubes Mongolia Bahas Potensi Kolaborasi Strategis. https://www.itb.ac.id/rektor/agenda/rektor-itb-dan-dubes-mongolia-bahas-potensi-kolaborasi-strategis
- The Diplomat. (2025, 28 Agustus). Mongolia Expands Third Neighbor Links to Southeast Asia. https://thediplomat.com/2025/08/mongolia-expands-third-neighbor-links-to-southeast-asia/
- Montsame. (2025, 26 Maret). Ambassador of Mongolia to the ASEAN Presents Letter of Credence. https://montsame.mn/mn/read/365073
- Antara News. (2024, 9 Desember). Mongolia rencanakan kunjungan pejabat tinggi ke Indonesia. https://www.antaranews.com/berita/4521259/mongolia-rencanakan-kunjungan-pejabat-tinggi-ke-indonesia
- Merdeka. (2025, 24 Agustus). Trivia 70 Tahun Hubungan Indonesia Mongolia: Potensi Kunjungan Presiden Prabowo Subianto untuk Perkuat Kerja Sama Bilateral. https://www.merdeka.com/peristiwa/trivia-70-tahun-hubungan-indonesia-mongolia-potensi-kunjungan-presiden-prabowo-subianto-untuk-perkuat-kerja-sama-bilateral-380053-mvk.html


