{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Kemhan Gelar Upacara 🎖️ Hari Pahlawan 2025: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
10
November 2025

Kemhan Gelar Upacara 🎖️ Hari Pahlawan 2025: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan

  • 10
  • Senin, 10 November 2025

Kementerian Pertahanan (Ministry of Defense) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Senin (10/11/2025). Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM Han) Kemhan, memimpin upacara sebagai Inspektur1. Tema tahun ini, "Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan", mengajak seluruh bangsa meneruskan semangat heroik para pendahulu.

Peringatan ini bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu—refleksi dan inspirasi bagi masyarakat2. Generasi muda khususnya.

Pesan Menteri Sosial: Tiga Nilai Keteladanan

Dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan esensi kemerdekaan. Lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan1. Tiga nilai utama menjadi pegangan.

Pertama, kesabaran para pahlawan dalam menghadapi penjajahan. Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Ketiga, pandangan jauh ke depan—visi untuk generasi mendatang1.

Nilai 🎯MaknaImplementasi Kini
Kesabaran ⏳Ketabahan dalam perjuangan panjangKonsisten membangun negeri tanpa putus asa
Kepentingan Bangsa 🇮🇩Prioritas kolektif di atas ego pribadiKerja nyata untuk kemajuan bersama
Visi Masa Depan 🔮Pandangan strategis jangka panjangPendidikan dan inovasi untuk generasi muda
Keberanian 💪Berani mengambil sikap dan bertindakInisiatif positif dalam kontribusi sosial
Kejujuran ✓Integritas dalam setiap tindakanTransparansi dan akuntabilitas publik
Kebersamaan 🤝Gotong royong lintas perbedaanKolaborasi multisektor pembangunan
Keikhlasan 💝Pengabdian tanpa pamrihVoluntarisme dan dedikasi profesi

Pelepasan Pegawai Purna Tugas

Momentum spesial terjadi dalam upacara tersebut. Kemhan melepas 32 pegawai memasuki masa purna tugas (retirement). Terdiri 17 personel TNI dan 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS)1. Empat di antaranya telah meninggal dunia.

Dedikasi mereka mencerminkan pengabdian tanpa henti. Melayani negara bertahun-tahun dengan penuh komitmen.

Makna Pelepasan dalam Konteks Perjuangan

Pelepasan pegawai ini simbolis. Estafet perjuangan terus berjalan—dari generasi ke generasi3. Pedoman pemerintah menekankan upacara sebagai medium menanamkan patriotisme dan nasionalisme kepada seluruh elemen bangsa.

Tema 2025: Kontinuitas Semangat Kepahlawanan

"Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan"—kalimat pendek namun sarat makna4. Di era modern, perjuangan berubah bentuk. Bukan lagi angkat senjata melawan penjajah fisik. Melainkan membangun bangsa melalui kontribusi positif di berbagai bidang.

Kemensos merilis pedoman lengkap peringatan Hari Pahlawan 2025, termasuk logo resmi dan susunan acara5. Setiap instansi di seluruh Indonesia mengikuti panduan tersebut untuk keseragaman dan kekhidmatan.

Implementasi di Berbagai Daerah

Peringatan tidak hanya di Jakarta. Berbagai wilayah menggelar upacara serupa dengan khidmat6. Dari Aceh hingga Papua, tema yang sama digaungkan—terus bergerak dan melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.

Kesimpulan

Upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kemhan menjadi pengingat kolektif akan nilai-nilai luhur yang diwariskan. Kesabaran, pengorbanan, dan visi jangka panjang para pahlawan harus diterjemahkan dalam konteks kontemporer. Bukan sekadar ritual tahunan—tetapi panggilan untuk berkontribusi nyata membangun Indonesia yang lebih baik. Setiap generasi punya medan perjuangan sendiri. Kini, perjuangan itu bernama pembangunan berkelanjutan, inovasi, dan pelayanan tulus kepada sesama.

Daftar Pustaka

Download Full PDF (downloaded 62 times)

Download PDF tentang Analisis Peringatan Hari Pahla (telah di download 62 kali)
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI