{!-- ra:00000000000003ec0000000000000000 --}Menhan Sjafrie 🤝 Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-PNG-Australia - Swante Adi Krisna | Kementerian Pertahanan RI
cross
Hit enter to search or ESC to close
3
December 2025

Menhan Sjafrie 🤝 Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-PNG-Australia

  • 5
  • Rabu, 3 Desember 2025

Port Moresby, Papua Nugini – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri pertemuan trilateral perdana dengan Papua Nugini dan Australia pada 3 Desember 2025.1 Pertemuan bersejarah ini menandai tonggak baru dalam kerja sama keamanan kawasan Indo-Pasifik. Dialog intensif antara tiga negara tetangga tersebut membuka peluang kolaborasi strategis yang lebih kuat.

Makna Strategis Pertemuan Perdana

Pertemuan Indonesia-Australia-PNG Ministers' Trilateral Meeting (Pertemuan Trilateral Menteri) ini memiliki nilai strategis tinggi.2 Menhan Sjafrie didampingi delegasi utama termasuk Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini serta Wakil Panglima TNI. Kehadiran pejabat tinggi menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam membangun kepercayaan strategis regional.

Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Papua Nugini Billy Joseph dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles.1 "Semakin sering kita saling mengunjungi, semakin kuat rasa kekeluargaan di antara kita," ujar Menhan dalam sambutannya. Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan diplomasi personal yang hangat namun tetap profesional.

Negara 🌏Perwakilan 👤Jabatan 📋Fokus Kerja Sama 🎯
IndonesiaSjafrie SjamsoeddinMenteri Pertahanan RIDialog pertahanan intensif
Papua NuginiBilly JosephMenteri Pertahanan PNGKeamanan perbatasan regional
AustraliaRichard MarlesWakil PM & MenhanStabilitas Indo-Pasifik
IndonesiaWakil Panglima TNIPerwira Tinggi TNIOperasi militer bersama
IndonesiaDuta Besar RIDiplomat SeniorHubungan bilateral PNG
Ketiga NegaraDelegasi KemhanPejabat PertahananKoordinasi teknis operasional
RegionalPemangku KepentinganBerbagai InstitusiKepercayaan strategis kawasan

Komitmen Dialog Berkelanjutan

Ketiga negara sepakat memperluas kerja sama pada prioritas keamanan bersama dan memelihara dialog reguler.3 Mereka berkomitmen memajukan visi kolektif untuk kawasan Indo-Pasifik yang lebih stabil. Mekanisme pertemuan tahunan akan menjadi platform konsultasi strategis berkelanjutan.

Penguatan Kepercayaan Regional

Menhan Sjafrie menegaskan pentingnya memupuk hubungan baik antarnegara tetangga melalui dialog dan pertemuan intensif.1 "Kami memahami pentingnya pertemuan ini. Dari sini, kita dapat meningkatkan dan mengembangkan kerja sama antara Indonesia, Australia, dan Papua Nugini," tambahnya dengan penuh optimisme.

Pertemuan ini diharapkan membuka jalan bagi keterlibatan lebih erat dan membangun kepercayaan strategis.4 Engagement (keterlibatan) militer yang lebih dekat di antara tiga negara tetangga tersebut akan membawa bobot signifikan bagi stabilitas regional. Kerja sama praktis dalam bidang pertahanan menjadi prioritas utama untuk menciptakan kawasan yang aman dan sejahtera.

Kontribusi Nyata Keamanan Kawasan

Sjafrie meyakini bahwa pertemuan perdana ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat dialog pertahanan dan meningkatkan kerja sama praktis.1 "Semoga pembahasan kita hari ini membuka jalan bagi keterlibatan yang lebih erat dan terbangunnya kepercayaan strategis untuk kebaikan negara-negara kita dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas," ungkapnya dengan penuh harapan.

Tiga negara juga membahas berbagai isu keamanan regional yang memerlukan koordinasi bersama.5 Fokus pembahasan mencakup peningkatan kapasitas pertahanan masing-masing negara, latihan militer bersama, serta pertukaran informasi intelijen untuk mengantisipasi ancaman keamanan transnasional.

Landasan Kerja Sama Bilateral Sebelumnya

Pertemuan trilateral ini melengkapi berbagai kesepakatan bilateral yang sudah ada sebelumnya. Indonesia dan Papua Nugini telah meratifikasi kesepakatan pertahanan pada Februari 2024 untuk memperluas kerja sama keamanan.6 Sementara itu, Indonesia dan Australia baru saja mengumumkan security treaty (perjanjian keamanan) baru pada November 2025 yang memperkuat komitmen konsultasi bila salah satu negara menghadapi ancaman.7

Perjanjian keamanan Indonesia-Australia tersebut bukan merupakan aliansi formal namun tetap memiliki makna strategis penting.8 Kedua negara berkomitmen untuk saling berkonsultasi dalam menghadapi tantangan keamanan. Format trilateral dengan Papua Nugini menambah dimensi baru dalam arsitektur keamanan regional yang lebih komprehensif.

Kesimpulan

Pertemuan trilateral perdana Menteri Pertahanan Indonesia, Papua Nugini, dan Australia di Port Moresby pada 3 Desember 2025 menandai pencapaian diplomatis signifikan dalam penguatan kerja sama pertahanan kawasan. Komitmen ketiga negara untuk memelihara dialog reguler, memperluas kerja sama keamanan, dan membangun kepercayaan strategis memberikan kontribusi positif bagi stabilitas Indo-Pasifik. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa hubungan baik antarnegara tetangga harus terus dipupuk melalui pertemuan intensif dan dialog terbuka. Pertemuan ini menjadi fondasi kuat bagi keterlibatan lebih erat di masa mendatang demi kebaikan negara-negara kawasan dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.

Daftar Pustaka

Download Full PDF (downloaded 14 times)

Download PDF tentang Diplomasi Pertahanan Trilatera (telah di download 14 kali)
  • Menhan Sjafrie 🤝 Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-PNG-Australia
    Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin  melakukan kunjungan kerja Papua Nugini untuk menghadiri Indonesia–Australia–PNG Ministers’ Trilateral Meeting. Dalam kunjungan tersebut Menhan menekankan bahwa pertemuan trilateral perdana ini memiliki arti strategis dalam memperkuat kerja sama pertahanan antara ketiga negara.
PENULIS
Swante Adi Krisna
Penikmat musik Ska, Reggae dan Rocksteady sejak 2004. Gooners sejak 1998. Blogger dan SEO paruh waktu sejak 2014. Graphic Designer autodidak sejak 2001. Website Programmer autodidak sejak 2003. Woodworker autodidak sejak 2024. Sarjana Hukum Pidana dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Magister Hukum Pidana di bidang cybercrime dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Magister Kenotariatan di bidang hukum teknologi, khususnya cybernotary dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Bagian dari Keluarga Besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
KEMENTERIAN PERTAHAN RI