Lampung - Inovasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) buatan dalam negeri mendapat dukungan penuh dari pemerintah. 1 Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto langsung meninjau demonstrasi teknologi revolusioner ini di Provinsi Lampung pada Selasa kemarin. Kehadiran teknologi flare CoSAT 1000 produksi PT Pindad diharapkan bisa mengubah strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Demonstrasi Teknologi di Lampung Memukau Para Pejabat
Di Landasan Udara Pangeran Mohammad Bun Yamin, Menggala, para pejabat tinggi negara menyaksikan langsung kehebatan teknologi buatan anak bangsa. 2 Pesawat Cessna Caravan 208B yang sudah dipasang flare diterbangkan untuk melakukan penyemaian awan. Prosesnya dimulai dgn paparan singkat tentang teknologi, pemasangan alat, hingga operasi penurunan hujan buatan yang spektakuler.
Direktur PT Pindad menjelaskan keunggulan sistem mereka yg praktis dan cepat dalam menghasilkan cloud condensation nuclei (CCN) alami. 3 Teknologi ini memungkinkan hujan buatan diturunkan dengan memanfaatkan awan eksisting tanpa dampak negatif bagi manusia atau lingkungan. Kalau dibandingkan dengan produk impor, flare buatan Pindad lebih ramah lingkungan dan cost-effective.
Strategi Kemandirian Teknologi Pertahanan Nirmiliter
Wamenhan Donny Ermawan menegaskan pentingnya optimalisasi TMC oleh kementerian terkait. 4 Dia mendorong peningkatan produksi dalam negeri melalui kolaborasi riset antara BRIN dan PT Pindad. "Teknologi ini strategis untuk mendukung penanggulangan karhutla, sekaligus wujud kemandirian bangsa dalam bidang pertahanan nirmiliter," tegas Wamenhan.
Kehadiran teknologi modifikasi cuaca lokal menjadi solusi strategis mengingat luasnya hutan Indonesia yang rawan karhutla. 5 Selama ini Indonesia masih bergantung pada produk impor untuk keperluan modifikasi cuaca. Dengan adanya flare CoSAT 1000, diharapkan ketergantungan impor bisa dikurangi secara signifikan.
Kolaborasi Multi-Institusi Wujudkan Teknologi Canggih
Demonstrasi TMC ini merupakan hasil kerja sama solid antara Dewan Pertahanan Nasional (DPN), BMKG, BNPB, BRIN, PT Pindad, TNI AU, dan PT Smart Aviation. 6 Kolaborasi lintas institusi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mengembangkan teknologi pertahanan yang inovatif. Para pejabat tinggi dari berbagai kementerian turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini.
Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian teknologi ini. 7 Mereka menyambut baik upaya pengembangan teknologi dalam negeri yg bisa mendukung berbagai sektor, mulai dari pertanian, kehutanan, hingga mitigasi bencana.
Dampak Positif Bagi Perekonomian dan Lingkungan
Teknologi modifikasi cuaca tidak hanya bermanfaat untuk penanggulangan karhutla, tapi juga berpotensi mendukung sektor pertanian dan mitigasi banjir. 8 Jakarta sudah membuktikan efektivitas TMC dalam mengendalikan curah hujan untuk mencegah banjir. Operasi serupa juga dilakukan di Riau untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan pada musim kemarau.
Penggunaan produk dalam negeri diharapkan bisa menghemat devisa negara yang selama ini digunakan untuk impor teknologi serupa. 9 Selain itu, pengembangan teknologi TMC juga membuka peluang ekspor ke negara-negara yang membutuhkan solusi modifikasi cuaca. Hal ini tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Kesimpulan
Demonstrasi teknologi modifikasi cuaca di Lampung menandai pencapaian penting dalam upaya kemandirian teknologi pertahanan Indonesia. Dukungan penuh dari Wamenhan dan para pejabat tinggi negara menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mengembangkan inovasi anak bangsa. Teknologi flare CoSAT 1000 buatan PT Pindad diharapkan menjadi solusi strategis untuk berbagai tantangan cuaca dan lingkungan di Indonesia, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Referensi
- Kementerian Pertahanan. (2025, Agustus 27). Wamenhan RI: Teknologi Modifikasi Cuaca Buatan Anak Bangsa Jadi Solusi Strategis Atasi Karhutla. https://www.kemhan.go.id/2025/08/27/wamenhan-ri-teknologi-modifikasi-cuaca-buatan-anak-bangsa-jadi-solusi-strategis-atasi-karhutla.html
- Liputan6. (2025, Agustus 19). Mengenal Operasi Modifikasi Cuaca untuk Kendalikan Hujan di Jakarta. https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6136772/mengenal-operasi-modifikasi-cuaca-untuk-kendalikan-hujan-di-jakarta
- Kompas. (2022, Maret 22). Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Ternyata Tidak Sekadar Menurunkan... https://regional.kompas.com/read/2022/03/22/160023278/teknologi-modifikasi-cuaca-bppt-ternyata-tidak-hanya-untuk-menurunkan-hujan?page=all
- Suara. (2025, Agustus 21). Jakarta Kendalikan Hujan dengan Teknologi Canggih, Ini Hasilnya! https://www.suara.com/news/2025/08/22/110502/jakarta-kendalikan-hujan-dengan-teknologi-canggih-ini-hasilnya
- Wartakota. (2025, Agustus 18). Antisipasi Hujan Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca pada 17-21 Agustus 2025. https://wartakota.tribunnews.com/2025/08/19/antisipasi-hujan-ekstrem-bpbd-dki-jakarta-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-pada-17-21-agustus-2025
- Kompas. (2025, Agustus 20). Cegah Hujan dan Banjir Rob, BPBD DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca. https://lestari.kompas.com/read/2025/08/20/140725486/cegah-hujan-dan-banjir-rob-bpbd-dki-gelar-operasi-modifikasi-cuaca
- Suara. (2025, Agustus 25). Riau Potensi Kebakaran Hutan, BMKG Mulai Modifikasi Cuaca Sepekan. https://www.suara.com/news/2025/08/26/060500/riau-potensi-kebakaran-hutan-bmkg-mulai-modifikasi-cuaca-sepekan
- Detik. (2023, Agustus 10). Cara Modifikasi Cuaca di Masa Peralihan Musim, Cek di Sini. https://news.detik.com/berita/d-6868713/cara-modifikasi-cuaca-di-masa-peralihan-musim-cek-di-sini
- Kompas. (2022, Desember 28). Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir Jakarta Terakhir Dilakukan di Era... https://megapolitan.kompas.com/read/2022/12/29/07060371/modifikasi-cuaca-untuk-cegah-banjir-jakarta-terakhir-dilakukan-di-era






