Forum kebangsaan "Cahaya Hati Cahaya Indonesia: Doa Untuk Bangsa" yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta pada Jumat (26/9/2025) malam telah menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan nasional 1. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang hadir mewakili Menteri Pertahanan RI, menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mendukung kegiatan yang berfokus pada persatuan dan toleransi.
Sinergi Umara dan Ulama sebagai Fondasi Persatuan
Kehadiran Kemhan RI dalam forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan konkret terhadap pentingnya sinergi antara pilar Umara (pemerintah/pemimpin negara) dan pilar Ulama/Tokoh Agama 2. Konsep ini menjadi fondasi esensial dalam mewujudkan Bela Negara yg melibatkan seluruh rakyat Indonesia. Brigjen TNI Frega Wenas menekankan bahwa pertahanan negara tidak hanya soal militer, tapi juga dlm aspek moral dan spiritual yang kuat.
Forum yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai kota ini memberikan pesan kebangsaan yang sangat relevan 3. Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, selaku Menteri Agama RI, menyampaikan tausiah dengan penekanan khusus bahwa keindahan Indonesia terletak pada kemampuan setiap warga negara menjadi 100% religius sekaligus 100% Bangsa Indonesia.
Pesan Kebangsaan dari Para Tokoh Spiritual
Dalam rangkaian tausiah yang berlangsung, berbagai tokoh spiritual menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang cinta tanah air. Habib Nabiel Al Musawa, melalui seruannya, menegaskan pentingnya Hubbul Watan (cinta Tanah Air) sebagai nilai fundamental yg wajib dijaga oleh seluruh bangsa Indonesia 4. Konsep ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan implementasi nyata dari ajaran agama dalam kehidupan berbangsa.
Makna Persatuan dalam Keberagaman
Menag Nasaruddin Umar juga menekankan agar masyarakat Indonesia tidak mempertentangkan antara kebangsaan dan keagamaan 5. Pesan ini sangat penting mengingat tantangan yang dihadapi bangsa dlm memelihara persatuan di tengah keberagaman. Indonesia, sebagai negara dengan beragam suku, agama, dan budaya, memerlukan pendekatan yang bijaksana dalam menjaga harmoni sosial.
Doa Kolektif untuk Kemajuan Bangsa
Acara yang disiarkan langsung di iNews TV ini mencapai puncaknya dengan doa kolektif yang dipimpin oleh Habib Ghasim bin Ja'far Assegaf 6. Doa tersebut memohon agar Indonesia dijadikan negara yang aman, damai, dan para pemimpinnya diberkahi untuk menegakkan keadilan. Momen ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan spiritual dalam membangun kesatuan bangsa.
Peran Media dalam Menyebarkan Pesan Persatuan
CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo menyatakan bahwa acara ini merupakan ikhtiar bersama untuk membawa keberkahan dan kesejahteraan Indonesia 7. Peran media massa dalam menyebarkan pesan-pesan positif seperti ini sangat penting untuk menciptakan atmosfer persatuan di seluruh nusantara. Melalui siaran langsung, jutaan pemirsa dapat merasakan langsung energi positif dari acara ini.
Kontribusi Internasional dalam Acara Kebangsaan
Yang menarik dari acara ini adalah kontribusi Kedutaan Besar Azerbaijan yang memberikan 1.500 nasi kotak sebagai tanda persahabatan 8. Hal ini menunjukkan bahwa semangat persatuan dan perdamaian Indonesia juga mendapat apresiasi dari negara-negara sahabat. Gesture sederhana namun bermakna ini memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia di kancah internasional.
Implikasi bagi Pertahanan Nasional
Dari perspektif pertahanan nasional, kehadiran Kemhan RI dalam forum ini memiliki makna strategis yang mendalam. Pertahanan negara modern tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada ketahanan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat 9. Forum seperti ini menjadi wahana untuk memperkuat ketahanan nasional dari aspek ideologi dan moral.
Konsep Bela Negara yang Holistik
Konsep Bela Negara yg diperkuat melalui forum ini tidak terbatas pada aspek fisik, tetapi juga mencakup bela negara secara spiritual dan moral. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui berbagai cara, termasuk doa dan introspeksi diri.
Kesimpulan
Forum Kebangsaan "Cahaya Hati Cahaya Indonesia: Doa Untuk Bangsa" telah berhasil menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan nasional. Kehadiran Kemhan RI menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sinergi antara pilar Umara dan Ulama. Pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan para tokoh spiritual memberikan inspirasi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman. Doa kolektif yang dipanjatkan bersama menjadi kekuatan spiritual yg dapat mendorong kemajuan bangsa menuju masa depan yang lebih baik.





